Menunggu Bisa Sholat Kembali di Masjid JIC Usai Empat Tahun Terbakar

2 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Dari kejauhan, kompleks Jakarta Islamic Centre (JIC) di Jakarta Utara masih tampak seperti kawasan keagamaan yang ramai. Aktivitas masyarakat tetap berlangsung. Ada kegiatan dakwah, ibadah, olah raga, hingga aktivitas warga di sekitar kawasan.

Meski demikian, suasana berbeda terlihat ketika mendekati bangunan utama Masjid Raya Islamic Centre (JIC). Bangunan yang pernah menjadi pusat kegiatan keagamaan itu kini tidak lagi digunakan untuk beribadah. Setelah kebakaran pada 19 oktober 2022, aktivitas masjid di pindahkan sementara ke Convention Hall.

Bagi Abu Kholid, warga yang rumahnya bertetangga dengan kawasan JIC, kondisi tersebut menjadi pemandangan yang sudah berlangsung bertahun tahun. Ia bahkan menyaksikan langsung ketika api membakar bagian masjid pada 2022.

Kini, menurut Kholid, bangunan utama masjid masih belum memungkinkan untuk digunakan. Kondisinya membuat masyarakat tidak diperbolehkan masuk ke dalam bangunan. “Tidak memungkinkan kalau dimasuki anak anak, takut roboh. Di atasnya ada yang lapuk, temboknya juga sudah terbakar,” ujar Kholid saat ditemui Republika di sekitar JIC pada Senin (21/9/2026).

Kholid mengatakan, sejak bangunan utama tidak digunakan, aktivitas ibadah dipindahkan ke lokasi lain di dalam kawasan JIC. Kondisi tersebut membuat masyarakat tidak lagi dapat melaksanakan ibadah di masjid utama. “Kalau beribadah sudah dipindahkan ke lokasi sebelah. Jadi kalau buat ibadah sudah tidak bisa sama sekali. Orang masuk saja sudah dilarang,” katanya.

Ia berharap proses pembangunan kembali masjid JIC dapat segera terealisasi. Bagi warga sekitar, masjid tersebut bukan sekadar bangunan untuk melaksanakan shalat, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di kawasan tersebut. “Harapannya kalau bisa segera di renivasi, dibangun, biar bisa ramadhan bisa tarawih lagi di situ,” ujar Kholid.

Kepala Divisi Umum Jakarta Islamic Centre (JIC) Prof Agus Suradika, menjelaskan, bangunan utama masjid  memang sedang menunggu proses rehabilitasi total. Meski demikian, ia menegaskan aktivitas keagamaan JIC tidak berhenti. “kalau bangunannya memang sedang menunggu proses rehab total. Sementara aktivitas masjid kita pindah ke Convention Hall,” kata Prof Agus saat diwawancara Republika pada Senin (21/9/2026).

sumber : Mg-167

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |