BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan November, Berlangsung Pendek dan Intens

2 hours ago 3

Warga menjemur di pinggir sumur tadah hujan yang menyusut akibat kemarau di Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (22/8/2026). Sebanyak 6.738 kepala keluarga (KK) di delapan kecamatan di Kabupaten Maros terdampak kekeringan sehingga warga memanfaatkan sumur tadah hujan yang telah keruh maupun membeli air dengan harga Rp40 ribu hingga Rp250 ribu per 1.000 liter untuk memenuhi kebutuhan mandi, mencuci, dan memasak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di Indonesia akan dimulai pada November 2026 hingga awal 2027. BMKG mewanti-wanti dampak dari musim hujan yang berlangsung pendek dan intens.

Deputi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan meminta masyarakat mewaspadai dampak awal musim hujan hingga puncaknya yang datang dalam waktu berdekatan. Kondisi itu berpotensi menyebabkan timbulkan bencana hidrometeorologi basah.

"Yang perlu kita waspadai adalah periode diantara awal masuknya musim hujan dengan puncaknya musim hujan untuk periode musim hujan ini secara umum berdekatan. Sehingga perlu kita waspadai bersama lonjakan musim hujan, lonjakan curah hujan yang terjadi pada musim hujan tahun ini, sehingga bisa menyebabkan dampak turunan seperti banjir dan longsor," kata Ardhasena dalam pemaparan prediksi musim hujan 2026-2027 pada Selasa (22/9/2026).

Ardhasena menyebut musim hujan akan berlangsung lebih pendek. Ini menyebabkan hujan akan turun dengan intens sepanjang periode tersebut. Rinciannya sebanyak 482 zona musim di Indonesia akan mengalami musim hujan dengan durasi lebih pendek. Hanya 60 zona musim yang mengalami musim hujan lebih panjang. Sisanya 40 zona musim berlangsung normal musim hujannya.

"Musim hujannya itu lebih pendek, periode antara masuknya musim hujan dengan puncaknya juga relatif dekat, dan durasi dari musim hujannya juga lebih pendek, sehingga kita perlu waspadai dari periode di mana hujan itu turun secara intens," ujar Ardhasena.

Oleh karena itu, BMKG meramalkan prediksi musim hujan bakal mulai turun pada November 2026 dan memuncak pada Desember 2026 hingga Februari 2027. Kondisi ini menunjukkan musim hujan mengalami kemunduran di sebagian besar daratan Indonesia.

"Puncak musim hujan yang diprediksi sebagian besar terjadi pada bulan Desember 2026, Januari 2027, dan Februari 2027," ujar Ardhasena.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |