Mendikdasmen: Pemerintah Tambah Papan Interaktif untuk Setiap Sekolah

3 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, KUDUS -- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti mengungkapkan, pemerintah berencana menambah perangkat Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif untuk setiap sekolah. Kebijakan ini menjadi bagian dari penguatan program digitalisasi pendidikan di Indonesia.

"Rencananya akan ada penambahan tiga unit IFP untuk masing-masing sekolah sehingga nantinya total tersedia empat unit IFP di setiap sekolah," ujar Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat meresmikan revitalisasi gedung SD Muhammadiyah 1 Kudus di Kudus, Jawa Tengah, pada Jumat (2/1/2026).

Menurut dia, kehadiran fasilitas IFP akan semakin memudahkan para guru dalam proses pembelajaran. Sebab, mereka tidak lagi bergantung pada kapur tulis dan papan konvensional.

Selain itu, penggunaan papan interaktif dinilai mampu menciptakan suasana belajar yang lebih mudah dan interaktif. Dengan begitu, proses belajar semakin menyenangkan bagi para siswa.

"Pembelajaran menjadi lebih interaktif dan menarik. Guru juga lebih terbantu dalam menyampaikan materi," ucap Mendikdasmen.

Ia menjelaskan, digitalisasi pendidikan merupakan salah satu program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto. Ini bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi di satuan pendidikan.

"Digitalisasi pendidikan ini bagian dari program prioritas Bapak Presiden untuk meningkatkan kualitas pembelajaran," ujarnya.

Untuk diketahui, IFP berbeda dengan smart board biasa. Ini merupakan perangkat all-in-one yang berfungsi sebagai monitor, komputer, dan sekaligus papan tulis digital interaktif.

Perangkat tersebut juga dapat digunakan tanpa koneksi internet. Para guru dapat mengunduh materi-materi pembelajaran yang akan ditampilkan melalui IFP. Caranya dengan mengakses kanal Ruang Murid pada platform Rumah Pendidikan milik Kemendikdasmen RI.

Pengadaan perangkat IFP memiliki dasar hukum yang kuat karena termasuk dalam program prioritas nasional, yang didukung oleh Instruksi Presiden (Inpres) serta Keputusan Bersama Presiden (Barpres).

Di Kabupaten Kudus, salah satu sekolah yang telah menerima bantuan papan interaktif tersebut adalah SMK Negeri 1 Kudus. Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas manfaat nyata penggunaan IFP dalam kegiatan belajar-mengajar.

"Media pembelajaran ini sangat membantu guru dalam mengajar dan membuat siswa lebih mudah memahami materi. Bahkan, hasil pembelajaran dapat langsung dibagikan melalui media sosial," ujar Kepala SMK Negeri 1 Kudus Aris Budiono.

Dengan penambahan IFP di setiap sekolah, pemerintah berharap kualitas pembelajaran semakin meningkat dan selaras dengan perkembangan teknologi digital.

sumber : Antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |