REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto memastikan sebagian besar manfaat ekonomi dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan kembali dinikmati masyarakat desa. Menurut dia, hingga 80 persen keuntungan koperasi akan dikembalikan kepada warga, sedangkan 20 persen sisanya menjadi Pendapatan Asli Desa (PAD).
Yandri mengatakan, skema tersebut disiapkan agar KDKMP benar-benar menjadi penggerak ekonomi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program ini juga menjadi bagian dari 12 Aksi Bangun Desa, Bangun Indonesia sebagai implementasi Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.
"Karena kami di Kementerian Desa tentu ingin sekali program ini benar-benar sukses dan berhasil karena dia menggunakan dana desa," kata Yandri saat menghadiri Seminar Nasional KDKMP di Sasana Kriya Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Ia menegaskan, pembentukan KDKMP bukan berarti mengurangi alokasi dana desa. Menurut Yandri, yang dilakukan pemerintah hanya mengubah tata kelola pemanfaatan dana desa agar lebih produktif melalui koperasi.
"Tidak pernah dipotong oleh Menteri Keuangan, tapi diubah tata kelolanya," ujar dia.
Yandri menegaskan besaran dana desa yang diterima pemerintah desa tetap sama. Perubahan hanya dilakukan pada mekanisme pengelolaan agar dana tersebut mampu menciptakan aktivitas ekonomi yang berkelanjutan.
Menurut dia, KDKMP diproyeksikan menjadi pusat kegiatan ekonomi desa sekaligus menjadi sarana pemerintah dalam menyalurkan berbagai program kepada masyarakat.
Sementara itu, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo de Sousa Mota, mengatakan KDKMP dibangun agar masyarakat desa memperoleh akses yang sama terhadap berbagai produk dengan harga yang lebih terjangkau.
Menurut Joao, koperasi akan memperpendek rantai distribusi sehingga barang-barang yang selama ini mudah diperoleh di perkotaan juga dapat diakses masyarakat desa dengan harga yang lebih adil. Kehadiran KDKMP juga diharapkan menghidupkan warung-warung desa melalui sistem distribusi yang lebih efisien.
Ia menambahkan, KDKMP akan dikelola secara profesional dan transparan. Dengan jaringan distribusi yang dimiliki, koperasi diharapkan mampu membantu menjaga stabilitas harga berbagai kebutuhan masyarakat.
Seminar nasional tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Wakil Menteri Desa PDT Ahmad Riza Patria, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, para ketua umum asosiasi desa, kepala daerah, serta perwakilan perguruan tinggi.
Pada kesempatan yang sama juga digelar Pameran Produk Unggulan Desa di kawasan TMII yang menampilkan berbagai produk potensial dari desa-desa di seluruh Indonesia melalui pemanfaatan anjungan daerah.

3 hours ago
1











































