Manchester City Gusur Arsenal di Pucuk Klasemen Liga Inggris

6 hours ago 3

MANCHESTER City kembali menegaskan statusnya sebagai kandidat kuat juara Liga Inggris musim ini. Kemenangan tipis 1-0 atas Burnley di Stadion Turf Moor, Kamis dinihari, 23 April 2026, cukup untuk menggeser Arsenal dari puncak klasemen sekaligus memastikan tuan rumah terdegradasi.

Gol cepat Erling Haaland pada menit kelima menjadi pembeda dalam laga yang, di atas kertas, sepenuhnya dikuasai tim tamu. Umpan dari Jeremy Doku diselesaikan dengan tenang oleh penyerang Norwegia itu, membawa Manchester City unggul sejak awal.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Hasil ini membuat City mengoleksi 70 poin dari 33 pertandingan, jumlah yang sama dengan Arsenal, namun unggul selisih gol. Persaingan gelar pun semakin memanas memasuki fase akhir musim. Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Burnley. Mereka tertahan di peringkat ke-19 dengan 20 poin dari 34 laga, terpaut 13 angka dari zona aman dengan hanya empat pertandingan tersisa.

Meski hanya menang satu gol, City tampil dominan sepanjang pertandingan. Burnley sempat mengancam lebih dulu lewat tembakan Jaidon Anthony, tetapi digagalkan oleh kiper Gianluigi Donnarumma. Setelah gol pembuka Haaland, City terus menekan. Rayan Cherki dan Nico O'Reilly mendapatkan peluang, namun belum mampu menambah keunggulan. Kiper Burnley Martin Dubravka tampil sigap di bawah mistar.

Memasuki babak kedua, tekanan City tak mengendur. Antoine Semenyo sempat mengancam, sementara Haaland nyaris mencetak gol keduanya andai bola tidak membentur tiang. Statistik menunjukkan dominasi mutlak: 28 tembakan dengan expected goals (xG) mencapai 3,5, tetapi hanya satu gol yang tercipta. Efektivitas penyelesaian akhir menjadi catatan tersendiri bagi tim asuhan Pep Guardiola.

Guardiola mengakui laga ini tidak sepenuhnya mudah. Ada momen menegangkan, terutama di akhir pertandingan ketika kiper Burnley ikut maju dalam situasi bola mati. Namun pelatih asal Spanyol itu menilai pengalaman timnya dalam situasi krusial menjadi faktor penting.

Ia menegaskan bahwa semakin sering tim berada dalam tekanan perebutan gelar, semakin baik mereka dalam mengelolanya. “Pengalaman itu penting. Semakin sering Anda berada dalam situasi seperti ini, Anda akan menanganinya dengan lebih baik,” kata Guardiola, dikutip dari ESPN.

Ia juga menilai performa timnya secara keseluruhan sangat baik, meski mengakui ada momen-momen yang seharusnya bisa dimaksimalkan menjadi gol tambahan. “Kami menciptakan banyak peluang. Dalam banyak pertandingan seperti ini, biasanya kami bisa mencetak gol kedua di menit akhir. Berdasarkan peluang yang kami miliki, kami pantas mendapatkannya,” ujarnya.

Persaingan di puncak klasemen belum akan mereda dalam waktu dekat. Arsenal masih memiliki peluang untuk kembali merebut posisi teratas saat menghadapi Newcastle United akhir pekan ini. Sementara itu, City harus membagi fokus karena akan menghadapi Southampton pada semifinal Piala FA. Dengan selisih poin yang tipis dan jadwal yang padat, perburuan gelar Liga Inggris musim ini dipastikan akan berlangsung hingga pekan-pekan terakhir.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |