Mahasiswa ITB Hilang di Gunung Puntang Ditemukan Selamat

4 hours ago 2

MAHASISWA program magister Teknik Lingkungan Institut Teknologi Bandung (ITB) Arief Wibisono ditemukan dalam keadaan selamat, Senin, 11 Mei 2026. Sebelumnya ia dikabarkan hilang kontak saat perjalanan turun dari Gunung Puntang, Kabupaten Bandung, pada Sabtu, 9 Mei 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Arief dilaporkan ditemukan warga di wilayah Desa Leuweung Malang setelah sebelumnya sempat hilang kontak saat perjalanan turun gunung,” kata Direktur Komunikasi dan Humas ITB, Neneng Nurlaela Arief dalam keterangannya, Senin, 11 Mei 2026.

Informasi itu dikonfirmasi oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), relawan, pihak terkait, serta rekan-rekan yang sebelumnya mendaki bersama Arief. Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana, membenarkan kabar penemuan korban tersesat di Gunung Puntang. “Ditemukan dalam kondisi selamat. Tim melakukan penjemputan,” katanya saat dihubungi, Senin, 11 Mei 2026. 

Berdasarkan informasi awal yang diterima, Arief sebelumnya dalam perjalanan turun dari Gunung Puntang bersama dua rekannya. Dia berjalan mendahului rekannya. Namun setiba di basecamp Pasirkuda, kedua rekannya tidak menemukan Arief dan belum berhasil melakukan kontak.

Ade mengatakan pencarian mahasiswa ITB itu hingga Ahad petang masih dilanjutkan. “Kami tunggu laporan, pencarian terus dilanjutkan. Harapan kami korban bisa terselamatkan,” katanya kepada Tempo, Ahad, 10 Mei 2026. 

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Bandung menerima laporan terkait seorang pendaki yang tersesat di jalur pendakian Gunung Puntang via Pasir Kuda, Desa Mekarjaya, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Ahad, 10 Mei pukul 10.10 WIB. Korban diketahui bernama Arief Wibisono berusia 25 tahun, seorang mahasiswa asal Bandung. Korban melakukan pendakian bersama dua rekannya pada Sabtu 9 Mei 2026 melalui jalur pendakian Gunung Puntang via Pasir Kuda.

“Rombongan pendaki berjumlah tiga orang memulai pendakian sekitar pukul 07.45 WIB menuju Puncak Mega dan tiba pada pukul 12.00 WIB. Setelah beristirahat selama kurang lebih satu jam, rombongan memutuskan turun menuju basecamp Gunung Puntang,” kata Ade.

Saat perjalanan turun, korban diketahui berjalan lebih dahulu meninggalkan kedua rekannya. Namun ketika kedua rekannya tiba di basecamp sekitar pukul 16.00 WIB, korban belum terlihat kembali. 

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |