REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Jujur saja, masih banyak orang di divisi HRD atau manajemen non-IT yang menganggap anak IT itu kerjanya cuma satu, yaitu memperbaiki laptop yang lemot atau restart modem kalau internet mati. Padahal, realitasnya jauh lebih kompleks dan "berdarah-darah" dari itu.
Peran lulusan sistem dan teknologi informasi di era sekarang adalah jantung dari operasional bisnis. Tanpa mereka, CEO cuma bisa marah-marah karena dashboard keuangannya tidak update real-time.
Apalagi kalau kita bicara soal korporasi raksasa. Peran lulusan sistem dan teknologi informasi di perusahaan besar itu ibarat nahkoda di ruang mesin kapal pesiar. Penumpang di dek atas manajemen dan marketing) bisa pesta pora menikmati perjalanan karena mesin di bawah bekerja dengan presisi.
Sedikit saja ada glitch atau error sistem, kerugiannya bisa miliaran rupiah dalam hitungan menit. Jadi, mari kita luruskan pandangan kita tentang jurusan yang satu ini.
Mengupas Apa Itu Sistem dan Teknologi Informasi
Seringkali jurusan ini tertukar dengan Ilmu Komputer atau Sistem Informasi murni. Padahal, sistem dan teknologi informasi (STI) adalah hibrida yang unik. Ini adalah perpaduan "maut" antara pemahaman perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), dan integrasi sistem yang kompleks.
Lulusan jurusan ini tidak hanya diajari coding tapi juga diajari bagaimana merancang arsitektur teknologi yang bisa menopang beban kerja perusahaan. Mereka adalah jembatan yang menghubungkan kabel-kabel rumit di server room dengan strategi bisnis yang elegan di ruang rapat direksi.
Kenapa Perusahaan Raksasa Sangat Bergantung pada Mereka?
Di balik gedung pencakar langit dan valuasi perusahaan yang fantastis, ada tiga aspek krusial yang dipegang oleh lulusan STI:
Peran IT Strategis yang Tak Tergantikan Dulu, IT cuma dianggap sebagai support system atau unit pendukung. Sekarang? IT adalah bisnis itu sendiri. Bank tanpa IT cuma gedung simpan uang tunai. E-commerce tanpa IT cuma katalog belanja. Di sinilah peran IT strategis bermain. Lulusan STI merancang sistem agar perusahaan bisa efisien, aman dari serangan siber, dan responsif terhadap pasar.
Perusahaan Besar dan Teknologi yang Terus Berubah Dunia korporasi itu kejam, siapa yang lambat bakal dimakan kompetitor. Hubungan antara perusahaan besar dan teknologi itu sangat intim. Mereka butuh talenta yang bisa mengelola Big Data, Cloud Computing, hingga Internet of Things (IoT). Lulusan STI adalah pawang-nya teknologi-teknologi ini.
Adaptasi dengan Gaya Belajar Generasi Z Menariknya, industri sekarang sangat menyukai lulusan baru dari kalangan Gen Z. Kenapa? Karena gaya belajar generasi Z yang cepat, visual, dan terbiasa multitasking sangat cocok dengan ritme kerja STI yang dinamis.
Gen Z tidak takut mencoba tools baru dan cepat beradaptasi dengan update teknologi yang muncul tiap detik. Karakter ini sangat dibutuhkan untuk menjaga inovasi perusahaan tetap menyala.
Cyber University: Kawah Candradimuka Calon IT Leader
Pertanyaannya sekarang, di mana pabrik yang mencetak tenaga ahli spesifik seperti ini? Jawabannya ada di Cyber University. Kampus yang dikenal sebagai The First Fintech University in Indonesia ini punya Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi yang kurikulumnya daging semua.
Di sini, kamu nggak cuma diajari teori usang. Cyber University mendesain materi kuliahnya agar relevan dengan profil lulusan yang paling dicari headhunter.
Kenapa Harus Masuk Prodi Ini di Cyber University?
Alasannya simple, karena Cyber University mencetak profil lulusan spesifik yang gajinya sering bikin tetangga iri. Di Cyber University, kamu disiapkan untuk mengisi posisi strategis seperti:
1. Cyber Security Analyst: Penjaga gawang data perusahaan dari serangan hacker.
2. Senior Programmer: Arsitek utama dalam pembuatan aplikasi skala besar.
3. Digital Computer Technologist: Ahli yang mengintegrasikan teknologi komputer terkini ke dalam bisnis.
4. IT Business Analyst: Orang pintar yang menerjemahkan kebutuhan bisnis menjadi solusi teknis.
Profil-profil di atas adalah posisi kunci di perusahaan multinasional. Jadi, kalau kamu punya cita-cita kerja di gedung tinggi dengan lanyard keren menggantung di leher, langkah pertamanya adalah memilih tempat kuliah yang tepat.
Segera daftarkan dirimu di Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi Cyber University. Jangan sampai kebutuhan industri yang besar ini diisi oleh orang lain cuma karena kamu telat ambil keputusan. Jadilah bagian dari revolusi teknologi, bukan cuma penonton!

2 hours ago
3









































