LPEU MUI Dorong Penguatan Tata Kelola Organisasi Keumatan Lebih Profesional

2 hours ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, MUI.OR.ID — Lembaga Penggerak Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (LPEU MUI) mendorong tata kelola organisasi keumatan yang lebih baik.

Dorongan ini mengemuka dalam pelatihan Risk Based Performance Management yang bekerja sama dengan Asosiasi Manajemen Risiko Energi Indonesia (AMREI) di Gedung MUI Lt 4, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga Sabtu (8/8/2026) ini mengusung tema "Cermat Mengelola Risiko, Kokoh Membimbing Umat, Berkelanjutan Menebar Kebaikan". Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan pimpinan dan pengurus dari 40 Komisi, Badan, dan Lembaga (KBL) di lingkungan MUI.

Ketua LPEU MUI, Mukhaer Pakkanna, menjelaskan pelatihan ini dirancang bukan sekadar sebagai agenda formalitas, melainkan sebagai langkah nyata untuk membenahi tata kelola dan kelembagaan organisasi.

"Kita berharap pelatihan ini tidak sekadar formalitas, tetapi penting untuk membenahi organisasi kita, tata kelola kita, dan lembaga kita. Baik itu lembaga di lingkungan MUI maupun di organisasi kemasyarakatan tempat kita berada," ujar Mukhaer di lokasi acara, Jumat (7/8/2026).

Menurut Mukhaer, pelatihan manajemen risiko merupakan bagian dari manajemen strategi yang krusial bagi organisasi.

Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali kemampuan teknis mulai dari penentuan target, penyusunan visi-misi, hingga mitigasi berbagai risiko yang berpotensi muncul.

Dia juga menyoroti salah satu kelemahan mendasar yang kerap dihadapi umat Islam, yakni masih lemahnya kemampuan dalam mengorganisasi dan melembagakan diri.

"Kelemahan umat Islam itu kerap berada pada kemampuan mengorganisasi dan menata kelola diri atau organisasi. Saya mengutip perkataan Sayyidina Ali bahwa kebenaran yang tidak terorganisasi akan dikalahkan oleh kebatilan yang terorganisasi," kata dia menegaskan.

Lebih lanjut, Mukhaer menjelaskan bahwa pelatihan teknis ini mencakup pengenalan manajemen strategi hingga sesi simulasi dan praktik langsung yang dipandu oleh para ahli dari AMREI.

"Alhamdulillah kehadiran peserta dari KBL cukup banyak. Kami berharap ilmu dan praktik dari pelatihan ini dapat diimplementasikan secara nyata oleh para pengurus dalam menjalankan roda organisasi ke depan," kata Mukhaer.

Optimalisasi program

Kegiatan yang mengusung tema "Cermat Mengelola Risiko, Kokoh Membimbing Umat, Berkelanjutan Menebar Kebaikan" ini ditujukan bagi para pengurus dan pimpinan Komisi, Badan, dan Lembaga (KBL) di lingkungan MUI.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |