Kru Film How To Train Your Dragon 2 Alami Kecelakaan

6 hours ago 3

SEORANG anggota kru film live-action How to Train Your Dragon 2 mengalami kecelakaan selama proses produksi di Inggris pada awal April 2026. Kecelakaan ini pun berimbas terhadap putusnya beberapa jari di salah satu tangan kru film yang diproduksi Marc Platt Productions tersebut.

Menurut laporan Variety, salah seorang kru tersebut diketahui bekerja sebagai teknisi efek khusus. Saat itu, ia tengah menggunakan gergaji yang berada di bengkel Sky Studios Elstree, tempat film live-action How to Train Your Dragon 2 sedang dalam produksi.

Jari-jari yang telah putus tersebut pun tak dapat disambung kembali, kendati telah menjalani operasi ekstensif. Pihak Universal Pictures selaku distributor film enggan untuk buka suara terkait insiden tersebut. 

Sineas Film Live-Action How to Train Your Dragon 2

How to Train Your Dragon 2 merupakan sekuel dari film live-action sebelumnya. People melaporkan bahwa film ini memulai produksi di Sky Studios Elstree pada Februari 2026. Lokasi syuting pun mengalami perubahan mengingat film live-action sebelumnya dalam waralaba tersebut digarap di Titanic Studio Belfast, Irlandia Utara. 

Film live-action How to Train Your Dragon 2 akan kembali menampilan Mason Thames yang berperan sebagai protagonis utama, Hiccup. Ia akan berbagi layar dengan para aktor lain, seperti Nico Parker, Gerard Butler, Nick Frost, Julian Dennison, dan Gabriel Howell. Adapun Cate Blanchett juga akan memerankan karakter ibu Hiccup, Valka, yang sebelumnya menjadi penyulih suara dalam film animasi waralaba tersebut.

Selain itu, Dean DeBlois kembali berperan sebagai penulis, sutradara, dan produser eksekutif untuk film live-action How to Train Your Dragon 2. Ia akan bekerja sama dengan Marc Platt selaku produser bersama dengan Adam Siegel selaku Presiden Marc Platt Productions.

Kesuksesan Waralaba How to Train Your Dragon

Cerita dari waralaba How to Train Your Dragon didasarkan pada seri buku terlaris berjudul serupa karya Cressida Cowell. Gabungan keempat film dari waralaba tersebut telah meraup pendapatan lebih dari USD 2,2 miliar atau sekitar Rp 37,7 triliun. 

Deadline mencatat bahwa film adaptasi live-action How to Train Your Dragon sebelumnya mengantongi pendapatan box office global sebesar USD 636,4 juta atau hampir menyentuh angka Rp 11 triliun. Pendapatan tersebut pun menjadi performa box office terbesar dalam sejarah waralaba. Bahkan film tersebut pada 2025 menempati peringkat sembilan sebagai film terlaris di Amerika Utara, di antara The Fantastic Four: First Steps dan Avatar: Fire and Ash

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |