Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni melontarkan kritik keras terhadap Uni Eropa. Di hadapan para pengusaha Italia, Meloni menuding Brussel telah berubah menjadi “raksasa birokrasi” yang terlalu sibuk mengatur berbagai aspek kehidupan, tetapi lemah dalam menghadapi tantangan global.
Ia menilai banjir regulasi dan pendekatan ideologis Uni Eropa justru mengorbankan daya saing ekonomi serta pertumbuhan industri negara-negara anggotanya.
Pidato itu disampaikan Meloni dalam majelis umum asosiasi pengusaha Confindustria di pusat kongres “La Nuvola”, Roma, yang juga dihadiri Presiden Italia Sergio Mattarella dan Presiden Senat Ignazio La Russa. Dalam forum tersebut, Meloni menegaskan bahwa industri merupakan fondasi identitas dan kekuatan Italia, bukan sekadar mesin ekonomi semata.
“Jika Italia dikenal dunia sebagai rumah bagi keindahan, kualitas, dan karya terbaik, itu berkat perusahaan-perusahaan kita dan para pekerjanya,” ujar Meloni di hadapan para pelaku industri pada Rabu (27/5/2026). Ia memuji dunia usaha Italia sebagai simbol reputasi nasional yang selama ini menopang citra Italia di mata internasional.
Namun pujian itu diiringi serangan terbuka terhadap arah kebijakan Uni Eropa. Menurut Meloni, terlalu banyak aturan dan birokrasi kini menjadi penghambat utama inisiatif ekonomi di Eropa. Ia menilai Brussel semakin agresif memperluas regulasi hingga ke berbagai sektor kehidupan, tetapi gagal menunjukkan pengaruh kuat dalam percaturan global.
“Eropa tak terbendung dalam memperbanyak aturan, tetapi picik ketika harus menyuarakan kepentingannya di panggung dunia,” kata Meloni, sebagaimana diberitakan Euro News. Pernyataan itu mempertegas garis politiknya yang sejak lama kritis terhadap sentralisasi kekuasaan Uni Eropa dan dianggap lebih mengutamakan kepentingan nasional Italia.
Pidato Meloni muncul di tengah meningkatnya keresahan banyak negara Eropa terhadap perlambatan ekonomi, tekanan industri, dan persaingan global yang semakin ketat. Kritik tersebut juga dipandang sebagai sinyal bahwa Italia ingin mendorong perubahan besar dalam arah kebijakan Uni Eropa, terutama terkait regulasi ekonomi dan kedaulatan negara anggota.

3 hours ago
1















































