Israel Bunuh Belasan Warga Gaza, Hamas: Penjahat Perang Netanyahu Mau Sabotase Kesepakatan dengan AS

18 hours ago 5

Warga Palestina menyaksikan serangan udara Israel di Jalur Gaza, 28 Juli 2026. Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan setidaknya empat orang syahid dalam serangan Israel di berbagai wilayah tersebut pada 28 Juli 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL —  Kelompok Perlawanan Palestina, Hamas menuding Israel sengaja meningkatkan serangannya ke Jalur Gaza untuk menggagalkan kesepakatan yang tercapai bersama mediator dan Amerika Serikat (AS) terkait implementasi tahap baru kesepakatan gencatan senjata.

Dalam pernyataannya, Hamas mengatakan bahwa serangan militer zionis sejak Ahad pagi telah menewaskan lebih dari 18 warga Palestina dan menghabisi satu keluarga penuh.

Pengeboman tersebut merupakan "eskalasi yang disengaja oleh penjahat perang Netanyahu untuk mengganggu kesepahaman yang tercapai dengan mediator, termasuk pemerintah AS, untuk merampungkan implementasi kesepakatan gencatan senjata," kata Hamas.

Hamas menyerukan agar mediator dan penjamin gencatan senjata untuk "menunaikan tanggung jawabnya", mengutuk serangan Israel, dan "segera" menekan Israel agar menghentikan serangan dan mematuhi kesepakatan gencatan senjata.

Dengan menyebut serangan Israel sebagai "kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan", Hamas menyerukan komunitas internasional untuk mengambil langkah hukum dan memastikan rezim zionis Israel bertanggung jawab atas perbuatannya.

Mereka juga mendesak langkah-langkah diambil untuk melindungi warga Palestina yang semakin rentan akibat "ancaman genosida dan pengusiran".

Jumat lalu, Dewan Perdamaian (Board of Peace) dan Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan bahwa tahapan selanjutnya dari gencatan senjata di Gaza sudah dapat dilaksanakan.

Mereka memastikan Hamas telah menyetujui peta jalan rinci terkait proses tersebut. Akan tetapi, rezim zionis Israel masih belum menyampaikan tanggapan resmi akan perkembangan ini.

sumber : Antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |