REPUBLIKA.CO.ID, BATANG — Gerakan Pemuda (GP) Ansor mulai mengeksekusi agenda ekonomi kerakyatan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, melalui kemitraan dengan pemerintah daerah dan swasta. Program ini mencakup penyerapan tenaga kerja kader, penguatan UMKM, hingga pengembangan peternakan ayam sebagai sumber ekonomi baru.
Kerja sama dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Batang, Indomaret Group, dan PT ASPM sebagai kelanjutan nota kesepahaman pembentukan ekosistem ekonomi sejak 2025. Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor H Addin Jauharudin mengatakan, kolaborasi tersebut bertujuan memperluas akses kerja dan usaha di tingkat lokal.
“Alhamdulillah GP Ansor mendapatkan dukungan dari mitra-mitra strategis untuk terus melanjutkan program ekonomi yang berkelanjutan, ada dari Pemkab, lalu Indomaret Group dan PT. ASPM. Ini kolaborasi yang diharapkan bisa menguatkan usaha mikro, kecil, dan menengah di daerah Batang,” kata Addin dalam siaran pers, Ahad (1/2/2026).
Addin menyebut saat ini sekitar 115 kader telah terserap dan bergabung dengan Indomaret Group. Selain membuka akses kerja, program ini juga diarahkan pada peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
“Memang yang kita butuhkan saat ini adalah SDM yang berkualitas dan mempunyai kompetensi, sehingga bisa bersaing. Oleh karena itu, peningkatan sumber daya manusia harus terus dilakukan GP Ansor,” ujarnya.
Selain penyerapan tenaga kerja, GP Ansor juga memulai pengembangan usaha peternakan melalui peletakan batu pertama kandang ayam BUMA bersama kemitraan Paranje. Proyek serupa sebelumnya telah berjalan di Subang dan Indramayu, dengan kapasitas puluhan ribu ekor ayam.
“Di Subang sudah panen, Indramayu baru dilakukan launching 60 ribu ekor, dan sekarang melakukan peletakan batu pertama untuk kandang ayam. Ini langkah yang insyaallah bisa menciptakan lapangan kerja, menambah ekonomi kader dan masyarakat, sekaligus menguatkan ekosistem ketahanan pangan,” ujar Addin.
Rangkaian kegiatan tersebut juga diisi dengan pelantikan Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Batang di Pendopo Batang, Jumat (30/1/2026). Addin menekankan sektor ekonomi menjadi salah satu fokus pengembangan organisasi di tingkat daerah.
“Maka sahabat-sahabat yang baru dilantik, diharapkan bisa menjadikan ekonomi sebagai ruang baru meluaskan gerakan,” tegasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Menteri Koordinator Pangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Iqbal Shoffan Shofwan, Bupati Batang M Faiz Kurniawan, Coordinator Director PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Haliman Kustedjo, serta Direktur Utama PT Asputra Perkasa Makmur Aif Arifin Sidhik.

3 hours ago
1
















































