CANTIKA.COM, Jakarta - Vitamin D penting untuk kesehatan tulang, sistem kekebalan tubuh, dan proses tubuh lainnya. Namun jika jumlahnya terlalu banyak, terutama akibat suplemen dosis tinggi tanpa pengawasan medis, itu bisa menyebabkan kondisi serius yang dikenal sebagai vitamin D toxicity (keracunan vitamin D) akibat kadar kalsium darah yang terlalu tinggi (hypercalcemia).
Lalu, apa saja tanda kalau kamu kelebihan vitamin D?
1. Mual, Muntah, dan Hilangnya Nafsu Makan
Salah satu tanda awal adalah gangguan pencernaan seperti mual, muntah, atau kehilangan selera makan. Kelebihan kalsium dalam darah dapat memengaruhi sistem pencernaan dan merusak kenyamanan perut.
2. Sering Buang Air Kecil dan Rasa Haus yang Tinggi
Tubuh mencoba mengeluarkan kelebihan kalsium melalui ginjal, sehingga kamu mungkin sering buang air kecil dan merasa sangat haus meskipun sudah minum cukup air.
3. Kelelahan, Lemah, dan Nyeri Otot
Kelebihan vitamin D justru dapat menyebabkan rasa lelah, kelemahan umum, atau nyeri otot yang tidak biasanya kamu rasakan.
4. Sembelit atau Gangguan Pencernaan
Selain mual, sembelit atau diare juga bisa terjadi karena ketidakseimbangan kalsium dalam tubuh yang memengaruhi fungsi usus.
5. Kebingungan, Perubahan Mental, dan Konsentrasi Sulit
Dalam kasus yang lebih parah, kelebihan kalsium dapat memengaruhi otak sehingga menyebabkan kebingungan, perubahan suasana hati, atau sulit berkonsentrasi.
6. Nyeri Tulang dan Timbul Batu Ginjal
Meskipun vitamin D penting untuk tulang, keadaan berlebihan dapat menyebabkan nyeri pada tulang dan risiko batu ginjal, karena kalsium berlebih mengendap di jaringan.
7. Detak Jantung Tidak Teratur dan Tekanan Darah Tinggi
Pada kondisi yang lebih ekstrem, kadar kalsium sangat tinggi bisa mengganggu fungsi jantung, termasuk irama jantung tidak teratur dan tekanan darah meningkat.
Mengapa Ini Bisa Terjadi?
Vitamin D toxicity terutama disebabkan oleh konsumsi suplemen dosis tinggi dalam jangka panjang tanpa pemeriksaan kadar darah secara teratur. Hal ini jarang terjadi dari paparan sinar matahari atau makanan biasa, karena tubuh biasanya mengatur sendiri produksi vitamin D dari sinar matahari.
Risiko meningkat bila seseorang mengambil jumlah yang jauh di atas rekomendasi umum, misalnya lebih dari batas aman harian tanpa arahan medis.
Apa yang Harus Kamu Lakukan Jika Mengalami Tanda-Tanda Ini?
Jika kamu memiliki beberapa gejala di atas, terutama jika sedang mengonsumsi suplemen vitamin D, coba segera konsultasikan ke dokter untuk memeriksa kadar vitamin D dan kalsium melalui tes darah, menyesuaikan dosis suplemen yang aman, serta menilai kemungkinan komplikasi pada ginjal atau organ lainnya.
Tips Aman Mengonsumsi Vitamin D
Menurut Healthline, dalam mengonsumsi vitamin D kamu dianjurkan untuk mengikuti rekomendasi dosis harian yang sesuai usia dan kondisi kesehatan. Jangan mengonsumsi suplemen dosis tinggi tanpa, nasihat dokter serta lakukan pemeriksaan darah secara berkala jika sedang didukung oleh suplementasi.
Vitamin D sangat bermanfaat bila dikonsumsi dalam jumlah yang tepat, tetapi kelebihan vitamin D dapat menyebabkan gejala serius yang memengaruhi pencernaan, sistem saraf, ginjal, dan jantung. Mengenali tanda-tandanya dan melakukan pemeriksaan medis ketika diperlukan dapat membantu mencegah komplikasi lebih lanjut.
Jadi, sudahkah kamu mengonsumsi vitamin D dengan aman dan sesuai dosis?
Pilihan Editor: Kapan Waktu Terbaik Minum Teh? Kepoin Jawabannya di Sini!
HEALTHLINE | VERYWELL HEALTH | CLEVELAND CLINIC
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

















































