PT Duco Food Indonesia mengekspor durian beku senilai Rp 42,5 miliar.
REPUBLIKA.CO.ID, PALU - Sebanyak 17 kontainer dengan total 459 ton durian beku senilai Rp 42,5 miliar resmi diberangkatkan dari Palu menuju China pada Rabu (16/4/2026). Ekspor yang dilaksanakan di PT Duco Food Indonesia, Kota Palu, ini menjadi momentum penting dalam mendorong komoditas unggulan Sulawesi Tengah menembus pasar internasional.
Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Pantoloan, Galih Seno Prabowo mengatakan Bea Cukai terus berkomitmen memberikan pelayanan dan pengawasan kepabeanan secara optimal guna mendukung kelancaran ekspor daerah. Menurutnya, keberhasilan ekspor durian beku ini menunjukkan bahwa produk unggulan Sulawesi Tengah memiliki daya saing tinggi di pasar global.
Kegiatan pelepasan ekspor tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah. Acara pelepasan dilakukan secara resmi oleh Kepala Badan Karantina, Sahat Manor Panggabean, bersama Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara dan Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid. Turut hadir pula Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan serta Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido.
Mengusung tema 'Sulawesi Tengah Menuju Raja Durian Dunia', kegiatan ini menegaskan besarnya potensi daerah sebagai salah satu sentra penghasil durian di Indonesia. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan, mulai dari anggota DPR RI, jajaran Forkopimda, pemerintah daerah, asosiasi, hingga para petani durian, menjadi bentuk dukungan bersama terhadap pengembangan ekspor komoditas lokal.
Galih menyampaikan Bea Cukai Pantoloan tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga hadir sebagai trade facilitator dan industrial assistance bagi pelaku usaha. Ia menuturkan bahwa sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam memperluas akses pasar ekspor bagi komoditas unggulan Sulawesi Tengah.

3 hours ago
2















































