Dalam Semalam 25 Titik di 11 Desa di Majalengka Longsor, Pamicunya Hujan Deras

7 hours ago 4

Jalan tertutup longsor (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, MAJALENGKA -- Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Majalengka pada Senin (23/3/2026) malam, mengakibatkan terjadinya bencana longsor di sejumlah daerah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka mencatat sedikitnya 25 titik longsor yang tersebar di 11 desa di wilayah tersebut.

Selain longsor, kejadian bencana juga meliputi gerakan tanah, banjir bandang di Desa Margajaya, serta satu rumah warga yang tersambar petir di Blok Pasir Cabe, Desa Sinargalih. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka, Agus Tamim, mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat melakukan asesmen dan penanganan awal di lokasi terdampak.

“Setelah menerima laporan dari pemerintah desa dan relawan, kami langsung menerjunkan tim ke lapangan untuk melakukan kaji cepat. Saat ini pendataan masih terus dilakukan untuk memastikan jumlah titik terdampak serta kebutuhan mendesak warga,” ujar Agus, Selasa (24/3/2026). 

Agus menjelaskan, wilayah selatan Majalengka memang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana longsor. Hal itu terutama saat curah hujan tinggi dalam durasi lama.

“Kami mengimbau masyarakat yang berada di daerah rawan, khususnya di lereng dan bantaran sungai, agar meningkatkan kewaspadaan. Jika terjadi tanda-tanda pergerakan tanah seperti retakan atau suara gemuruh, segera mengungsi ke tempat yang lebih aman,” tambahnya.

BPBD Majalengka juga berkoordinasi dengan aparat Kecamatan, TNI-Polri, serta relawan untuk melakukan penanganan darurat, termasuk pembersihan material longsor dan distribusi bantuan bagi warga terdampak. Hingga kini, belum ada laporan korban jiwa akibat bencana tersebut. Namun, sejumlah akses jalan desa dilaporkan tertutup material longsor dan aktivitas warga sempat terganggu.

“Tim BPBD, PUTR dibantu TNI Polri hari ini melakukan perbaikan di beberapa titik yang terkena longsoran dengan mengunakan alat berat, seperti Jalan Ciranca dan Jalan Padarek – Kalapadua,” jelas Agus.

Agus memastikan, pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi serta mengoptimalkan upaya penanganan guna meminimalisir dampak lanjutan.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |