REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Program Studi (Prodi) Bisnis Digital Cyber University (Universitas Siber Indonesia) memperkuat kualitas akademiknya dengan menghadirkan dosen pakar di bidang manajemen sumber daya manusia (SDM) dan pemasaran. Langkah ini diambil guna merespons pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) serta kebutuhan industri digital.
Langkah penguatan tersebut diwujudkan melalui hadirnya dua dosen tetap berpengalaman, yaitu Dr. Ayi Wahid di bidang Manajemen SDM dan Dr. Anang Martoyo di bidang Manajemen Pemasaran. Kedua pakar tersebut akan melengkapi pengembangan kurikulum berbasis bisnis, teknologi digital, data, dan AI.
Kehadiran Ayi berfokus pada kepemimpinan, perilaku organisasi, serta manajemen data untuk membentuk karakter lulusan yang adaptif. Sementara itu, Anang memperkuat strategi pemasaran modern, perilaku konsumen, dan branding berbasis analisis data.
Ketua Prodi Bisnis Digital Cyber University, Vivi Afifah menjelaskan transformasi digital tidak menghilangkan peran penting ilmu manajemen dasar.
"Transformasi digital tidak menghilangkan pentingnya ilmu manajemen. Justru ketika AI semakin berkembang, perusahaan membutuhkan talenta yang mampu mengombinasikan kemampuan analisis data, pemanfaatan teknologi, strategi pemasaran, serta pengelolaan sumber daya manusia," kata Vivi, dalam keterangannya, Jumat (14/8/2026).
Ia menambahkan, sinergi kepakaran di ranah SDM, pemasaran, dan teknologi bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan berpikir strategis serta pengambilan keputusan berbasis data.
"Kami ingin mahasiswa belajar langsung dari para akademisi yang memiliki keahlian mendalam di bidangnya. Sinergi antara kepakaran manajemen SDM, manajemen pemasaran, dan transformasi digital akan memberikan pengalaman belajar yang lebih utuh," kata dia.
Melalui penguatan kualitas pengajar dan penyesuaian kurikulum berbasis industri, Cyber University berkomitmen mencetak lulusan yang adaptif dan berintegritas. Vivi berharap, pendekatan tersebut dapat mencetak mahasiswa yang tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga inovator dan pengambil keputusan di era ekonomi digital.
“Sebagai kampus pencetak calon pemimpin digital masa depan, Cyber University selalu terdepan dalam pengembangan kompetensi mahasiswanya. Selain itu, hadirnya Company Learning Program (CLP) 3+1, menjadikan lulusan kami siap masuk dunia industri,” ucap dia.
Sebagai informasi, CLP 3+1 merupakan program unggulan dari Cyber University dimana mahasiswa hanya kuliah 3 tahun, dan 1 tahunnya magang di industri. Maka tak heran, jika lulusan Cyber University banyak yang langsung terserap dunia kerja.

4 hours ago
3














































