BUMN dan Investor Salurkan Bantuan Rp2 Miliar untuk Warga Kampung Adat Sade Terdampak Kebakaran

2 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK TENGAH, – Gabungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan investor di Nusa Tenggara Barat (NTB) menyalurkan bantuan sembako serta dana senilai Rp2 miliar untuk warga terdampak kebakaran yang menghanguskan Kampung Adat Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen gotong royong untuk penanganan dampak bencana.

Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) Troy Warokka di Lombok Tengah, Selasa, mengatakan ITDC ditunjuk sebagai PIC penyaluran bantuan tanggap bencana. Perannya adalah mengoordinasikan dukungan dari berbagai BUMN dan pihak lain agar bantuan tersalurkan secara terarah sesuai kebutuhan masyarakat.

"Dukungan juga diberikan oleh salah satu investor di The Mandalika, dengan komitmen bantuan sebesar Rp2 miliar untuk Kampung Adat Sasak Sade sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran," katanya.

Ia menegaskan, dukungan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen untuk bergotong royong bersama pemerintah dan berbagai pihak dalam membantu penanganan dampak kebakaran. "Sejak malam kejadian, kami terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dan unsur terkait untuk mendukung penanganan kebakaran hingga pemenuhan kebutuhan warga terdampak," ujarnya.

Respons cepat ITDC telah dilakukan sejak malam kejadian dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dan tiga unit mobil tangki untuk mendukung proses pemadaman. Dukungan dilanjutkan melalui penyaluran 700 paket makanan siap konsumsi.

Memasuki tahap penanganan berikutnya, pada Senin (24/8), pihaknya kembali menyalurkan bantuan berupa 45 unit kasur lipat berbagai ukuran, 50 selimut, 240 kebutuhan sanitasi menstruasi, serta 240 popok bayi.

Dukungan bagi masyarakat Kampung Adat Sasak Sade juga datang dari sejumlah BUMN. PT PLN (Persero) menyalurkan paket sembako serta berbagai kebutuhan dasar. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memberikan dukungan berupa kasur lipat, selimut, karpet, bahan pangan, dan perlengkapan ibadah. Sementara itu, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) turut menyalurkan bantuan berupa bahan pangan serta kebutuhan lainnya.

"Kami mengapresiasi kepedulian seluruh pihak, baik BUMN, investor, komunitas, tenant, maupun masyarakat yang ikut bergerak membantu Kampung Adat Sasak Sade," katanya.

Dalam penanganan tanggap darurat, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah bersama Pemerintah Provinsi NTB telah menetapkan posko tanggap darurat di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Rembitan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Tengah ditunjuk sebagai Kepala Posko. Dapur umum juga disiapkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak.

Selain 75 unit rumah, pendataan sementara mencatat kebakaran turut berdampak pada satu masjid, empat berugak sekenam besar, enam berugak sekepat, 69 artshop, Bale Beleq, toilet umum wisatawan, gerbang Desa Adat Sade, serta sejumlah fasilitas lainnya.

"Kami berharap dukungan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga dalam masa tanggap darurat," katanya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |