Berani Bermusuhan dengan China, Bagaimana Kekuatan Pasukan Bela Diri Jepang?

1 week ago 5

logo-apps-sindo

Makin mudah baca berita nasional dan internasional.

Kanal

MNC Portal

Live TV

Radio Live

MNC Networks

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:20 WIB

Berani Bermusuhan dengan...

Berani bermusuhan dengan China, Jepang memiliki kekuatan Pasukan Bela Diri yang kuat. Foto/X/@War_Radar2

TOKYO - Pasukan Bela Diri Jepang (JSDF) telah melakukan sejumlah perubahan doktrin yang bertujuan untuk meningkatkan postur ofensif mereka—menimbulkan pertanyaan tentang kepatuhan mereka terhadap konstitusi pasifis negara tersebut. Namun, beberapa bulan terakhir, retorika permusuhan dengan China justru makin menguat.

Konstitusi Jepang pasca Perang Dunia II membatasi kekuatan militer ofensif secara terang-terangan. Namun saat ini, Jepang memiliki salah satu angkatan bersenjata paling maju secara teknologi di Asia. Pertanyaan mendesak, seiring dengan kebangkitan Tiongkok, adalah apakah militer Jepang masih murni defensif, atau apakah militer Jepang sedang berevolusi menuju kemampuan ofensif sebagai respons terhadap ancaman regional.

Berani Bermusuhan dengan China, Bagaimana Kekuatan Pasukan Bela Diri Jepang?

1. Bersifat Defensif

Melansir National Interest, pasal 9 Konstitusi pasifis Jepang pasca-1945 menolak perang sebagai hak kedaulatan. Pada tahun 1954, tak lama setelah Amerika Serikat mengakhiri pendudukan militernya, Tokyo membentuk Pasukan Bela Diri Jepang (JSDF), dengan postur militer yang dibingkai secara ketat sebagai defensif. Jepang mengandalkan aliansi keamanan mereka dengan Amerika untuk pencegahan yang lebih luas di luar JSDF.

Namun Asia telah berubah secara signifikan sejak tahun 1950-an. Meningkatnya aktivitas angkatan laut dan udara Tiongkok di Laut Cina Timur, dan di sekitar Taiwan, telah membuat Jepang waspada. Uji coba rudal Korea Utara di atas Jepang, patroli udara dan laut Rusia di dekat wilayah Jepang telah menyebabkan ketegangan, dan meningkatnya persaingan kekuatan besar telah memaksa penilaian ulang model pertahanan murni Jepang.


2. Sistem Pertahanan Berlapis

Postur pertahanan Jepang yang secara nominal bergantung pada sistem pertahanan udara, maritim, dan rudal. Di udara, Jepang mengandalkan F-15J dan varian F-35A dan B.

Unit udaranya terintegrasi dengan sistem pertahanan rudal, dengan Patriot PAC-3 dan kapal perusak Aegis yang menyediakan pertahanan berlapis.

wa-channel

Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

Follow

Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

Infografis

Perbandingan Gaji Tentara...

Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |