Wamendagri Minta Proyek Strategis di Papua Rampung Sesuai Target

5 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan pembangunan berbagai proyek infrastruktur strategis di Papua harus diselesaikan sesuai target agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Ribka saat mendampingi Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti meninjau sejumlah proyek infrastruktur strategis di Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom, Papua, Selasa.

“Pembangunan infrastruktur harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Jalan yang dibangun harus mampu membuka akses, memperkuat konektivitas, mendukung sektor pertanian, pariwisata, dan menggerakkan perekonomian daerah,” kata Ribka dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Kunjungan kerja diawali dengan meninjau pembangunan ruas jalan melalui Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah di Kampung Skory, Kabupaten Jayapura. Menurut Ribka, pembangunan infrastruktur harus menjadi penggerak aktivitas ekonomi sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan dasar.

Rombongan juga mengunjungi Papua Youth Creative Hub untuk melihat kesiapan fasilitas yang diproyeksikan menjadi pusat pengembangan kreativitas, inovasi, dan pemberdayaan generasi muda Papua.

Selanjutnya, Ribka dan Diana meninjau pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Arso XIV, Kabupaten Keerom, yang menjadi bagian dari pelaksanaan Inpres Nomor 2 Tahun 2025 tentang Swasembada Pangan.

Dalam dialog bersama kelompok tani, masyarakat mengusulkan penyediaan alat dan mesin pertanian serta meminta agar program pengembangan pertanian berbasis kelompok tani menjadi prioritas pemerintah.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ribka menegaskan keberhasilan program swasembada pangan membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Keberhasilan program swasembada pangan membutuhkan kolaborasi semua pihak. Aspirasi masyarakat harus menjadi bagian dari perencanaan agar program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan,” ujarnya.

Di Kabupaten Keerom, rombongan juga meninjau Madrasah Ibtidaiyah Al Fitrah. Hasil peninjauan menunjukkan renovasi sekolah telah sesuai spesifikasi teknis, meski masih diperlukan penambahan fasilitas smart board dan ruang kelas yang akan dikoordinasikan dengan kementerian terkait.

sumber : Antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |