CANTIKA.COM, Jakarta - Menjadi peneliti, apalagi perempuan peneliti sering dipenuhi keraguan. Namun Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Stella Christie mengingatkan bahwa keraguan itu bukan alasan untuk mundur.
Prof. Stella Christie juga menambahkan bahwa untuk dapat maju dan berkontribusi, perempuan perlu memiliki sederet hal penting: percaya diri, berani mengambil kesempatan sebanyak mungkin dan tidak mudah menyerah, serta melakukan apa yang mereka sukai dan menjadi diri sendiri.
Setelah memberi ceramah sains di acara L'Oreal-UNESCO For Women in Science 2025, Selasa, 12 November 2025, Stella membagikan lima pelajaran penting untuk generasi muda dan perempuan yang ingin menjadi peneliti.
1. Perempuan Sama Mampunya dalam Sains dan Matematika
Salah satu mitos terbesar adalah anggapan bahwa perempuan kurang unggul dalam matematika, fisika, atau kemampuan spasial. Padahal, menurut Stella, bukti ilmiah menunjukkan kemampuan perempuan dan laki-laki sama kuatnya sejak lahir. "Jadi jika kamu merasa ragu karena stereotip, saatnya buang jauh-jauh," ucapnya.
2. Sadari Bahwa Kesenjangan Itu Nyata, Tapi Bisa Diperbaiki
Walaupun kemampuan sama, data memperlihatkan masih ada kesenjangan besar antara laki-laki dan perempuan di bidang STEM. Di Indonesia, perempuan lulusan STEM hanya sekitar 16,9 persen lebih sedikit dibanding laki-laki, dan angka ini semakin mengecil di dunia kerja. Penyebabnya? Bukan kemampuan. Bias. Bias sistemik yang tidak otomatis hilang begitu saja, bahkan kecerdasan buatan (AI) pun masih membawa bias gender dalam banyak bentuk. Justru karena itulah perempuan perlu hadir untuk memperbaiki ekosistemnya.
3. Lebih Banyak Perempuan di Sains = Ekonomi Indonesia Lebih Maju
Isu ini bukan hanya soal kesetaraan, tetapi juga soal ekonomi. Jika negara tidak memberi kesempatan pada orang-orang terbaik termasuk perempuan berbakat, maka Indonesia kehilangan potensi inovasi, produktivitas, dan pertumbuhan ekonomi. Padahal, 56 persen mahasiswa Indonesia adalah perempuan, namun jumlah perempuan di dunia kerja sains menurun drastis. Ada talenta besar yang belum tersalurkan.
4. Cari Role Model
Menurut Stella, salah satu intervensi penting adalah menghadirkan lebih banyak role model ilmuwan perempuan. Ketika remaja perempuan bisa menyebut satu saja ilmuwan perempuan Indonesia, itu sudah kemajuan besar. Representasi menciptakan keberanian, kita berani karena kita melihat seseorang yang mirip dengan kita berhasil.
5. Kejar Kesempatan, Jangan Takut, dan Lakukan Hal yang Kamu Cintai
Terakhir, pesan paling personal dari Stella: Cari peluang sebanyak mungkin, percaya diri, dan lakukan apa yang kamu sukai. Kesempatan itu banyak, jangan kalah sebelum mencoba.
Pilhan Editor: Kuliah di Luar Negeri, Wamen Stella Christie Ungkap Pernah Kerja Membersihkan Toilet
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.














































