UMJ Jadi Tuan Rumah Silaturahmi Idul Fitri PP Muhammadiyah 1447 H

7 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) kembali menjadi tuan rumah Silaturahmi Idul Fitri 1447 H Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

Kegiatan yang merupakan momentum untuk mepererat ukhuwah antarunsur Persyarikatan Muhammadiyah tersebut, berlangsung di Auditorium KH A Azhar Basyir, MA, Gedung Cendekia, UMJ, Selasa (31/3/2026).

Prof Dr Abdul Mu’ti, M.Ed, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMJ yang juga menjabat Sekretaris Umum PP Muhammadiyah bersyukur atas terselenggaranya silaturahmi ini. Ia pun mengapresiasi kehadiran tamu undangan di tengah kesibukan yang padat.

“Pertemuan ini bagian dari ikhtiar bersama untuk memperkuat kebersamaan serta meningkatkan soliditas, tidak hanya di internal keluarga besar Persyarikatan Muhammadiyah, juga seluruh komponen yang berkhidmat untuk kemajuan Muhammadiyah dan masyarakat luas,” tambah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah ini.

Ia juga menyampaikan, UMJ sebagai pengelola amal usaha terus berupaya meningkatkan kualitas di berbagai aspek, termasuk pertumbuhan jumlah mahasiswa dan pengembangan program studi baru.

Komitmen ini diiringi dengan upaya menghadirkan program afirmatif yang berpihak kepada warga Persyarikatan, khususnya di bidang pendidikan.

Sejumlah tokoh turut menyampaikan pesan dalam momentum ini. Salah satunya adalah Prof Dr Anggito Abimanyu, M.Sc., GRCP., Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), yang mengungkap permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh pengurus dan warga Persyarikatan Muhammadiyah.

Senada dengan hal tersebut, Fahri Hamzah, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, menegaskan tradisi saling memaafkan di bulan Syawal ini diharapkan menjadi awal untuk melanjutkan kehidupan dengan semangat baru pasca Ramadhan.

Lebih lanjut, Irman Gusman, anggota Dewan Perwakilan Daerah, menyampaikan, Muhammadiyah harus tampil terdepan dalam berbagai aspek kehidupan. Menurutnya, Muhammadiyah memiliki peran strategis yang tak terpisahkan dalam pembangunan umat dan bangsa.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr Haedar Nashir, M.Si., dalam sambutannya turut menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama masa kepemimpinannya.

Ia juga mengapresiasi seluruh pimpinan organisasi otonom, majelis, lembaga, serta amal usaha yang telah berkontribusi dalam memajukan Muhammadiyah hingga memperoleh kepercayaan luas dari masyarakat.

Haedar juga menyampaikan duka cita atas gugurnya tiga anggota pasukan perdamaian RI di Lebanon, serta menyoroti dinamika global yang diwarnai konflik dan krisis kemanusiaan.

“Muhammadiyah harus senantiasa berada di garis nilai-nilai kebangsaan, serta berperan aktif dalam mengawal arah pembangunan Indonesia menuju negara yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur,” tutupnya.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |