Umat Kristiani di Jambi Gelar Doa Bersama Memohon Turun Hujan

3 hours ago 2

Foto udara Jembatan Musi II yang tertutup kabut asap di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (5/9/2026). Berdasarkan citra satelit Himawari-9 yang dipantau BMKG pada 5 September 2026 pukul 10.00 WIB, sebaran asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan, Riau, Jambi, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, dan Papua Selatan bergerak ke arah barat laut–utara, sedangkan di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara bergerak ke arah utara–timur laut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI -- Ratusan umat Kristiani dari Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) dan Lembaga Keagamaan Kristen Indonesia (LKKI) Provinsi Jambi menggelar doa bersama memohon turun hujan di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah tersebut.

"Kegiatan ini sesuai arahan gubernur beberapa waktu lalu, meminta pengurus gereja ikut berdoa agar Jambi segera turun hujan," kata penasihat BPW Bamag LKKI Jambi, Bahari Panjaitan, di halaman Kantor Gubernur Jambi, Rabu (9/9/2026).

Menurut dia, kebakaran lahan yang terjadi dalam satu bulan terakhir sangat berdampak bagi kehidupan sosial dan perekonomian Jambi. Untuk itu, melalui doa bersama ini diharapkan Jambi segera diguyur hujan agar aktivitas sosial bisa kembali normal seperti sediakala.

Selain memanjatkan doa bersama, kegiatan ini juga diisi dengan pembagian masker untuk masyarakat pengguna jalan yang ada di Kota Jambi.

Pembimbing Masyarakat Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Roberson Pakpahan, di tempat yang sama mengatakan, doa bersama ini merupakan bentuk usaha umat Kristiani di Jambi agar kebakaran lahan bisa segera teratasi.

Menurut dia, doa ini merupakan bagian dari usaha umat Kristiani meminta belas kasih kepada Sang Pencipta agar Tuhan memberikan kemurahan dengan mendatangkan hujan.

sumber : Antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |