Trump Umumkan Sanksi Ekonomi 'Paling Mematikan' Terhadap Iran

3 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON – Presiden AS Donald Trump mengatakan AS meluncurkan 'operasi ekonomi paling melumpuhkan' terhadap Iran. Hal ini ia sampaikan menyusul kegagalan negara adidaya itu melumpuhkan Iran lewat serangan militer.

“AS MENJALANKAN OPERASI EKONOMI PALING MELUMPUHKAN YANG PERNAH DILAKUKAN TERHADAP NEGARA MANA PUN, " ujarnya dalam sebuah unggahan di Truth Social, Kamis.

AS sedianya telah berulang kali menerapkan dan menambah sanksi ekonomi pada Iran sejak revolusi Islam pada 1979. Sanksi puluhan tahun itu mematikan bagi warga Iran karena berdampak juga pada layanan dasar seperti kesehatan.

Bagaimanapun, Iran menemukan caranya bertahan dari sanksi brutal tersebut dengan memperkuat kemandirian ekonomi dan teknologi. Sejak Februari lalu, AS bersama Israel melakukan serangan besar-besaran ke Iran dengan tujuan menggulingkan rezim. Serangan yang menewaskan pemimpin tertinggi Ali Khamenei dan ribuan warga Iran itu gagal membuat Iran takluk dan justru membahayakan sekutu AS di kawasan.

Trump sesumbar mengatakan, "Tidak ada seorangpun yang memberikan kesempatan lebih besar kepada Republik Islam Iran untuk mencapai kesepakatan selain saya. " 

"SAYANGNYA, bagi mereka, mereka gagal memanfaatkannya.Oleh karena itu, hari ini, saya mengumumkan OPERASI EKONOMI PALING MELUMPUHKAN YANG PERNAH DILAKUKAN TERHADAP NEGARA MANA PUN!"

Ia memperingatkan bahwa "Ini akan menjadi Perang Ekonomi dan Isolasi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya." Ia mengulangi klaimnya bahwa "Angkatan laut mereka telah lenyap, angkatan udara mereka hancur, pabrik-pabrik militer mereka kini tinggal puing, mata uang mereka tidak bernilai, dan negara mereka berada di ujung tanduk." 

"Hari ini, saya juga mengumumkan bahwa negara MANA PUN yang membiarkan lembaga keuangan, bisnis, bandara, atau entitas pemerintahnya memberikan bantuan penyelamatan apa pun kepada Iran akan menghadapi Konsekuensi Ekonomi yang SANGAT BESAR," ujarnya. 

Ia menambahkan, "Penyelundupan minyak, fasilitas pertukaran mata uang (swap lines), transfer uang tunai, tempat penukaran mata uang, registrasi kapal, perusahaan boneka — Semua itu harus dihentikan SEKARANG." Ia menyatakan AS telah mencatat pihak-pihak yang melakukan transaksi dengan Iran.

"Ini akan menjadi D-Day Ekonomi," ujarnya merujuk serangan besar-besaran AS ke Pantai Normandia di Prancis pada Perang Dunia II.

Trump juga menyerukan kepada sekutu untuk berdiri bersama Amerika Serikat guna mengisolasi, dan mengalahkan, ancaman Iran. "Para orang gila ini sedang terdesak, dan LANGKAH-LANGKAH BERSEJARAH ini akan melumpuhkan mereka serta kemampuan mereka untuk menyebarkan teror ke seluruh dunia," kata Trump.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |