ATLET golf Tiger Woods akhirnya buka suara setelah mengalami kecelakaan mobil di dekat Jupiter Island, Florida pada Jumat, 27 Maret 2026. Kecelakaan tersebut berbuntut dakwaan terhadap Woods dengan tuduhan Driving Under the Influence (DUI) atau mengemudi dalam keadaan mabuk.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Woods mengabarkan melalui unggahan di X bahwa ia akan beristirahat sementara waktu untuk menjalani perawatan pasca-kecelakaan tersebut.
"Saya akan beristirahat untuk sementara waktu guna menjalani perawatan dan fokus pada kesehatan saya. Ini perlu agar saya dapat memprioritaskan kesejahteraan saya dan berupaya menuju pemulihan yang berkelanjutan," tulis Tiger Woods dalam pernyataannya pada Selasa, 31 Maret 2026.
Olahragawan Amerika Serikat tersebut juga berkomitmen untuk meluangkan lebih banyak waktu bagi dirinya. Tujuannya ialah agar Woods mampu kembali dalam kondisi yang sehat, kuat, dan fokus, baik secara pribadi maupun profesional.
"Saya menghargai pengertian dan dukungan Anda, dan meminta privasi untuk keluarga, orang-orang terkasih, dan diri saya sendiri saat ini," tulis Woods.
Diperkirakan Mundur dari Masters Tournament
Keputusan Tiger Woods untuk menepi guna pemulihan pascakecelakaan menjadi pertanda ketidakikutsertaannya dalam Masters Tournament pada 8 April mendatang. CEO PGA TOUR Brian Rolapp, dalam sebuah pernyataan, memberikan dukungan bagi legenda golf yang telah lima kali menjadi kampiun The Masters.
“Tiger Woods adalah legenda olahraga kita yang dampaknya jauh melampaui prestasinya di lapangan. Namun di atas segalanya, Tiger adalah seorang pribadi, dan fokus kami adalah pada kesehatan dan kesejahteraannya. Tiger terus mendapatkan dukungan penuh kami saat ia mengambil langkah penting ini,” ucap Rolapp seperti dilansir PGA Tour.
Brian Rolapp lantas mengakui Woods sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh yang pernah dikenal dalam dunia olahraga. Menurutnya, dampak yang diberikan atlet kelahiran California tak hanya terbatas pada aspek permainan. Akan tetapi, lanjut Rolapp, Woods juga memberikan dampak dalam aspek persahabatan dan perspektif yang telah dibagikannya.
"Doa saya menyertai dia dan keluarganya saat ia mengambil langkah ini, yang mana ia mendapatkan rasa hormat dan dukungan penuh dari saya,” tutur Rolapp.
Ultimatun Vanessa Trump untuk Tiger Woods
Penangkapan Tiger Woods usai kecelakaan pada 27 Maret lalu bisa menjadi awal dari akhir hubungannya dengan Vanessa Trump. Menurut sebuah sumber kepada Daily Mail, Vanessa mengaku "kesal" dengan kasus yang menimpa Woods kendati sebelumnya mengatakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut bersama-sama. Kekhawatiran Vanessa pun berubah menjadi kemarahan.
“Pada dasarnya dia seperti berkata, 'Ya ya ya, saya mengerti. Tidak apa-apa. Semuanya terkendali. Jangan khawatir, saya baik-baik saja," ungkap sumber tersebut. Laporan yang sama turut mengklaim Vanessa menunjukkan bahwa perilaku Woods yang berbahaya jelas sama sekali "tidak terkendali".
Page Six pun turut mencatat bahwa Vanessa dilaporkan tak akan lagi mentoleransi kejadian ini. Ia bahkan menginginkan jaminan supaya kejadian serupa tidak akan terjadi lagi karena ia "membutuhkan stabilitas, dan ini tidak stabil". Sumber internal tersebut juga menegaskan bahwa jika Tiger Woods "tidak bisa memperbaiki ini, dia (Vanessa) pasti akan pergi."
CAHYA SAPUTRA


















































