Tegang dengan Rusia, AS Kerahkan 24 Jet Tempur Siluman F-22 Bermanuver Elephant Walk

1 month ago 26

Kamis, 13 Februari 2025 - 11:12 WIB

loading...

Tegang dengan Rusia,...

AS mengerahkan 24 jet tempur siluman F-22 Raptor dalam latihan Elephant Walk di tengah ketegangan dengan Rusia dan China. Foto/X/Matthew Coleman-Foster

WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) telah mengerahkan 24 jet tempur siluman F-22 Raptor dan enam T-38 Talon dalam manuver "Elephant Walk", sebuah latihan untuk menunjukkan kesiapan tempur secara nyata.

Manuver itu digelar di Pangkalan Angkatan Udara Langley pada 31 Januari 2025, ketika Amerika terus terlibat ketegangan dengan Rusia dan China.

Latihan "Elephant Walk" diselenggarakan oleh Sayap Tempur ke-1 (1st FW) Angkatan Udara AS (USAF).

USAF, dalam sebuah pernyataan yang dilansir EurAsian Times pada Kamis (13/2/2025), mengatakan latihan tersebut dirancang untuk menguji kemampuan 1st FW dalam memobilisasi armadanya dengan cepat dan mensimulasikan skenario pertempuran di dunia nyata.

Baca Juga

F-22 Raptor Jet Tempur Siluman Terbaik, Mengapa AS Hentikan Produksinya?

Menurut USAF, manuver tersebut menunjukkan kesiapan unit dan kapasitasnya untuk memproyeksikan kekuatan saat dibutuhkan.

Sebagai bagian dari latihan, pesawat yang berpartisipasi meluncur dalam formasi rapat di sepanjang landasan pacu, sebuah manuver yang dikenal sebagai "Elephant Walk."

Jenis latihan ini dimaksudkan untuk mensimulasikan penyebaran respons cepat untuk memastikan bahwa pilot dan kru darat terampil dalam meluncurkan sejumlah besar pesawat dalam lingkungan yang peka terhadap waktu.

USAF juga membagikan banyak foto yang menampilkan F-22 yang berpartisipasi dalam latihan tersebut, termasuk yang diambil dari udara dengan CH-47 Chinook oleh prajurit senior USAF Ian Sullens.

Rekaman itu memperlihatkan ketepatan dan koordinasi yang terlibat dalam latihan lonjakan Sayap Tempur ke-1. "Sayap Tempur ke-1 memimpin dalam kemampuan tempur dan daya mematikan di seluruh dunia, yang berfungsi sebagai Sayap Superioritas Udara utama Amerika," kata USAF.

Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

Follow

Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

Baca Berita Terkait Lainnya

Diancam Trump, Khamenei...

43 menit yang lalu

Media Asing Soroti Jenderal...

1 jam yang lalu

Putin dan Presiden Suriah...

1 jam yang lalu

Sebut Israel Ekstremis,...

2 jam yang lalu

Rusia Hujani Ibu Kota...

3 jam yang lalu

Via Media, Arab Saudi...

3 jam yang lalu

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |