Sering Terbangun Tengah Malam? Bisa Jadi Tubuh Sedang Mengalami Ini

1 day ago 4

Tidur (Ilustrasi). Terbangun tengah malam sering kali dianggap sebagai akibat dari stres atau gangguan lingkungan. Namun faktanya ada alasan fisiologis yang lebih mendalam di balik fenomena ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Terbangun tengah malam sering kali dianggap sebagai akibat dari stres atau gangguan lingkungan. Namun faktanya ada alasan fisiologis yang lebih mendalam di balik fenomena ini.

Gangguan tidur tersebut kemungkinan besar berkaitan dengan metabolisme tubuh saat beristirahat. Menurut praktisi pemulihan kesehatan di The Wellness Way, Tennessee, AS, Kelsey Jordan, masalah ini sering kali berakar pada gangguan regulasi gula darah. Dia menjelaskan ketika gula darah seseorang naik-turun seperti roller coaster sepanjang hari tanpa regulasi yang baik, maka kadar gula tersebut akan merosot saat kita tidur pada malam hari.

Kondisi merosotnya gula darah ini kemudian memicu reaksi berantai dalam tubuh. "Apa yang terjadi adalah jika gula darah kita tidak teratur, saat kita tidur di tengah malam, gula darah akan turun. Hal ini secara terbalik memicu lonjakan kortisol karena kortisol bekerja untuk menaikkan kembali gula darah Anda," kata Jordan dikutip dari laman Best Life pada Selasa (6/1/2026).

Masalahnya, kortisol bukan sekadar hormon pengatur gula darah, melainkan hormon stres utama yang bersifat sangat menstimulasi kewaspadaan. Secara alami, kortisol seharusnya berada di level terendah saat malam hari dan baru mulai naik perlahan menjelang pagi untuk membantu kita bangun. Namun, jika terjadi lonjakan mendadak karena gula darah rendah, tubuh justru memberikan sentakan kewaspadaan di waktu yang salah.

"Jika kortisol melonjak untuk menaikkan gula darah, itu juga akan membuat Anda terbangun karena sifatnya yang sangat stimulatif," ujar Jordan.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |