PT MUJ Resmikan Pembangunan Tiga Masjid di Pangandaran

1 day ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, PANGANDARAN-- Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) PT Migas Utama Jabar (MUJ) kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam pemberdayaan masyarakat.

Berkolaborasi dengan Gandara Group, PT MUJ meresmikan tiga masjid sekaligus, serta menyalurkan ratusan paket sembako di Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, akhir pekan lalu.

Menurut Direktur PT Migas Utama Jabar, Muhamad Sani, langkah ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur religi, juga bagian dari visi besar perusahaan energi tersebut untuk menghadirkan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi warga di pelosok Jabar.

Menurutnya, kehadiran PT MUJ di tengah masyarakat Pangandaran merupakan kewajiban moral sebagai perusahaan milik Pemprov Jabar.

"Alhamdulillah, kami bersama Gandara Group konsisten menebar kebaikan. Program ini wujud nyata kepedulian kami agar masyarakat Jawa Barat bisa lebih sejahtera dan merasakan manfaat langsung dari keberadaan BUMD," ujar Muhamad Sani di sela-sela acara peresmian.

Sani mengatakan, selama ini MUJ aktif mendukung berbagai aksi sosial yang diinisiasi Gandara Group. Selain pembangunan rumah ibadah, kolaborasi ini menelurkan berbagai program kemanusiaan lainnya seperti khitanan massal dan bantuan pangan rutin.

Jejak bakti PT MUJ di Pangandaran sebenarnya sudah tertanam kuat. Sebelumnya, perusahaan ini mendukung program konservasi lingkungan melalui penangkaran penyu dan budidaya udang yang bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Barat.

Tahun 2026 ini, PT MUJ berencana menata ulang program pengembangan masyarakatnya.

"Selain fokus pengembangan masyarakat di area operasi pantai utara Jawa Barat, kami berkomitmen memperkuat program pemberdayaan di pesisir pantai Selatan Jawa Barat, sebagai wilayah yang memiliki potensi besar dalam pengembangan energi baru dan terbarukan," papar Sani.

Pemilik Gandara Group, H Cahaya Gandara, menjelaskan, tiga masjid yang diresmikan di Desa Pamotan tersebut dibangun pada lokasi yang berdekatan untuk memudahkan akses ibadah warga setempat.

"Kami meresmikan tiga masjid sekaligus karena posisinya berjejer. Harapan kami, fasilitas ini bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat untuk syiar Islam di Pangandaran," kata Cahaya.

Hingga saat ini, total pembangunan masjid yang dikerjakan Gandara Group dengan dukungan PT MUJ di Kabupaten Pangandaran telah mencapai 78 unit. Setiap peresmian selalu dibarengi dengan pembagian sembako sebagai bentuk kepedulian sosial yang utuh.

"Setiap kita meresmikan masjid, dipastikan ada pembagian paket sembako. Ini komitmen kami untuk selalu berbagi kebahagiaan," katanya.

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noerdin menyatakan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi Gandara Group dan PT MUJ. Menurutnya, aksi nyata ini sangat membantu pemerintah daerah, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

"Kami sangat terbantu. Saat ini anggaran pemerintah untuk sarana keagamaan cukup terbatas. Kehadiran Gandara Group dan MUJ adalah solusi nyata bagi masyarakat kami," kata Asep.

Asep juga membeberkan pencapaian luar biasa dari kolaborasi ini. Meski sempat menargetkan 100 unit masjid dalam satu tahun, saat ini progres di lapangan sudah menunjukkan angka yang sangat positif.

"Pemerintah daerah sangat berterima kasih. Kami berharap di tahun 2026 ini, jumlah masjid yang dibangun bisa terus meningkat, dan lebih banyak lagi warga yang terbantu lewat paket sembako maupun program sosial lainnya," paparnya.

Sinergi PT Migas Utama Jabar (MUJ) dan Gandara Group menjadi potret kolaborasi ideal antara sektor usaha dan misi kemanusiaan.

Dengan fokus pada pembangunan sarana ibadah dan bantuan sosial, kedua entitas ini membuktikan bahwa keberhasilan perusahaan harus berjalan beriringan dengan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |