Prabowo Tak Salat Idul Adha di Tanah Air

7 hours ago 1

PRESIDEN Prabowo Subianto bakal menunaikan salat Idul Adha 1447 Hijriah, yang ditetapkan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, di Prancis. Saat ini, Kepala Negara sedang melawat ke Prancis untuk yang ketiga kalinya dalam lima bulan terakhir.

Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengonfirmasi kegiatan kunjungan kenegaraan ini ketika ditanya mengenai agenda dan lokasi salat Id Prabowo. “Bapak Presiden, kan, semalam sudah melakukan kunjungan kerja ke luar negeri, ya, ke Prancis, jadi tentu akan menyesuaikan karena pas hari Rabu masih ada di sana,” kata dia di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Maka dari itu, Juri mengatakan, lokasi pelaksanaan salat Idul Adha Presiden akan menyesuaikan situasi selama kunjungan kenegaraan tersebut. “Nanti kita tunggu saja,” ujarnya.

Juri enggan membeberkan lebih detail mengenai agenda kunjungan Prabowo selama di Prancis. Juri mengatakan, Menteri Luar Negeri Sugiono lebih berwenang menjelaskan lawatan Prabowo.

Pada momen Idul Adha kali ini, Presiden Prabowo menyalurkan 1.098 sapi kurban kepada masyarakat di seluruh Indonesia. Juri mengatakan sapi kurban yang diserahkan Presiden ini terbagi menjadi dua skema. 

Pertama, sebanyak 598 sapi kurban diserahkan kepada setiap pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota. “Jadi ada 552 daerah, yakni 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota, yang akan menerima sebanyak 598 sapi,” tutur Juri.

Juri mengungkap setiap daerah akan menerima masing-masing setidaknya satu sapi, kecuali 46 kabupaten/kota yang akan menerima dua sapi.

Alasannya, bobot sapi kurban Presiden memiliki persyaratan berat 800 kilogram hingga 1,3 ton. Sedangkan 46 wilayah itu tidak memiliki sapi dengan bobot standar tersebut.  “Ada 46 daerah yang tidak ada sapi dengan bobot sebesar itu. Oleh karena itu, ada yang mendapatkan dua sapi untuk 46 daerah,” ujar Juri.

Selain penyaluran ke pemerintah daerah, Presiden Prabowo menyerahkan 500 sapi kurban kepada lembaga-lembaga pendidikan seperti pondok pesantren, tokoh-tokoh masyarakat, hingga tokoh agama. “Jadi untuk daerah tadi 598, untuk lembaga-lembaga sosial, lembaga keagamaan, pondok pesantren, tokoh-tokoh, sebanyak 500 sapi. Semuanya 1.098 ekor sapi,” kata Juri.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |