Zuhud dari Ketergantungan Dunia, Jalan Menepi Manusia dari Jerat Keserakahan

1 hour ago 1

Oleh: Azis Subekti, mahasiswa Program Doktor Hukum UAI, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra.

“Dunia itu hanya tiga hari:

kemarin yang telah pergi,

esok yang belum tentu datang,

dan hari ini yang sedang engkau jalani.”

— Hasan al-Bashri

REPUBLIKA.CO.ID,  Jakarta- Ada sesuatu yang bermakna dan dalam dari kalimat Hasan al-Bashri itu. Ia tidak terdengar seperti ancaman.

Tidak pula seperti ceramah seorang dai yang ingin menakut-nakuti manusia tentang dunia. Kalimat itu justru terasa seperti bisikan seorang tua bijak yang pernah melihat manusia kehilangan dirinya sendiri karena terlalu mencintai apa yang sebenarnya tidak pernah benar-benar dimiliki.

Kemarin telah pergi.

Esok belum tentu datang.

Dan hari ini adalah satu-satunya ruang yang sungguh berada dalam genggaman manusia.

Tetapi anehnya, justru pada hari ini manusia paling sering tidak hadir sepenuhnya. Tubuhnya hidup, tetapi jiwanya sibuk mengejar hari esok yang tidak pasti. Ia menumpuk harta seolah akan tinggal selamanya.

Ia mengejar pengakuan seakan seluruh makna hidup bergantung pada penilaian manusia lain. Ia takut kehilangan jabatan, takut kehilangan kekayaan, takut kehilangan kedudukan, sampai perlahan-lahan kehilangan sesuatu yang jauh lebih penting: ketenangan batin.

Di titik inilah Hasan al-Bashri berbicara tentang zuhud.

Namun zuhud sering disalahpahami.

Sebagian orang mengira zuhud berarti meninggalkan dunia sepenuhnya: menjauhi harta, membenci kekayaan, hidup miskin, atau menarik diri dari kehidupan sosial.

Di sisi lain, dunia modern justru bergerak pada ekstrem yang berbeda: memuliakan dunia secara berlebihan.

Ukuran keberhasilan manusia dipersempit menjadi angka—berapa hartanya, seberapa terkenal dirinya, seberapa tinggi jabatannya, seberapa mahal apa yang ia kenakan.

Disclaimer: Pandangan yang disampaikan dalam tulisan di atas adalah pendapat pribadi penulisnya yang belum tentu mencerminkan sikap Republika soal isu-isu terkait.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |