PRESIDEN Prabowo Subianto ingin pencak silat menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade. Ketua Umum Partai Gerindra ini menyampaikan sikapnya itu dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVI Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyatakan akan terus berjuang agar pencak silat bisa masuk Olimpiade. "Perjalanan masih jauh, kita berharap pencak silat akan masuk Olimpiade, kita yakin akan masuk," kata Prabowo di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat pada Sabtu, 11 April 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Meski begitu, Prabowo tidak ingin membuat masuk ke Olimpiade jadi satu-satunya tujuan untuk pencak silat. "Kita tidak perlu juga terlalu obsesi, obsesi kita harus menjaga mutu kemurnian daripada pencak silat itu sendiri," ucap dia.
Kepala Negara meyakini jika ilmu pencak silat itu murni dan kuat, maka orang-orang akan datang ke Indonesia untuk mempelajarinya. Dia berujar saat ini atlet dari berbagai negara datang ke tanah air untuk belajar ilmu pencak silat.
Bangsa Indonesia, kata Prabowo, harus bisa mengajarkan pencak silat. Dia berujar juga tidak masalah jika kemudian bangsa lain menjadi lebih baik dalam olahraga tersebut. "Kita dulu yang melatih Vietnam, Thailand akhirnya mereka jadi hebat dan mereka pernah kalahkan kita. Tidak apa-apa, karena itu adalah tugas seorang guru," kata Prabowo.
Dalam acara yang sama, Prabowo juga menyatakan tak akan maju kembali menjadi ketua umum PB IPSI. Jabatan itu telah dia pegang sejak 2003 atau sekitar 23 tahun lalu. Dalam Munas kali ini, IPSI akan memilih pengganti Prabowo.
Mantan menteri pertahanan itu pun meminta maaf karena belum berhasil membawa pencak silat ke Olimpiade selama jadi ketua umum. "Banyak tugas PB IPSI ke depan, saya minta maaf saya belum berhasil membawa pencak silat ke Olimpiade. Kita terus berusaha. Saya kira, saya yakin pengganti saya nanti akan berhasil membawa ke Olimpiade, saya yakin," ucapnya.
Pensiunan jenderal angkatan darat ini lantas meminta maaf karena tidak terlalu aktif di PB IPSI beberapa tahun belakangan. Meski begitu, dia menegaskan selalu mendukung organisasi tersebut. "Apalagi sekarang jadi presiden, saya kira pembinaan IPSI akan lebih dahsyat," kata Prabowo.
















































