Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzammil Yusuf.
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf mengajak seluruh kader untuk menjadi center of excellence atau pusat keunggulan dalam pendidikan dengan menanamkan ruh pendidikan sesuai amanat Pasal 31 Ayat 3 UUD NRI 1945, yakni pendidikan yang meningkatkan iman, takwa, akhlak mulia, dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Kita ingin seluruh kader PKS bekerja dari apa yang bisa kita lakukan; rumah tangga kita benahi, lingkungan masyarakat kita warnai, dan kegiatan digital kita diisi hal-hal positif karena anak-anak kita lebih banyak menggunakan HP,” ujar Almuzzammil saat menjadi keynote speaker dan membuka acara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 bertema 'Pendidikan Bermutu untuk Generasi Emas Berkarakter ' di Jakarta, Sabtu (9/5/2026).
Ia menegaskan, pendidikan tidak hanya terbatas pada sekolah formal, tetapi juga mencakup pendidikan nonformal dan informal. Almuzzammil juga mengapresiasi perjuangan Fraksi PKS DPR RI dalam memperjuangkan kesejahteraan guru serta mengawal pembahasan RUU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).
Dalam kesempatan tersebut, PKS menyerahkan bantuan pendidikan secara simbolis kepada 24 pelajar dari tingkat TK hingga perguruan tinggi. Almuzzammil memberikan apresiasi secara simbolis kepada 24 guru inspiratif dari beberapa kota kabupaten yang hadir secara online maupun daring.
“Alhamdulillah acara Hardiknas dihadiri oleh pengurus bidang pendidikan dan kesehatan serta guru-guru dari kota kabupaten se-Indonesia, secara hybrid. Secara simbolik, Presiden PKS memberikan batuan pendidikan untuk 24 siswa dan apresiasi guru inspiratif kepada 24 guru. Angka 24 merupakan angka simbolik Milad PKS ke 24. Dalam kegiatan ini, Presiden PKS juga memberikan biji sayur-sayuran untuk guru yang hadir offline sebagai bentuk peran serta PKS dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis keluarga”, jelas Kurniasih, ketua bidang pendidikan dan kesehatan DPP PKS.
PKS juga memberikan apresiasi kepada guru-guru inspiratif, mulai dari penggerak sekolah adiwiyata di Kota Bogor, guru yang menempuh perjalanan 70 kilometer untuk mengajar, hingga penyintas banjir bandang di Aceh.
Selain penyerahan bantuan, peringatan Hardiknas oleh PKS ini juga diisi dengan kegiatan talkshow Ngobrol Pendidikan (Ngopi) bersama Anggota Komisi E DPRD Jakarta Muhammad Hasan Abdullah dan Workshop Pendidikan bersama Kemendikdasmen.

3 hours ago
3















































