REPUBLIKA.CO.ID, BITUNG -- Badan Meteorologi. Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan tsunami pada Kamis (2/3/2026) pagi. Peringatan itu terkait gempa berkekuatan 7,6 skala Richter yang terjadi di perairan Maluku Utara dan Sulawesi Utara.
"Pemutakhiran Peringatan Dini Tsunami, telah terjadi gempabumi dengan kekuatan:7.6, lokasi: 129 km Tenggara BITUNG-SULUT, waktu:02-Apr-26 05:48:16 WIB, berpotensi Tsunami di wilayah: MALUT, SULUT," demikian bunyi pernyatan BMKG.
Agensi geologi mancanegara juga melaporkan gempa bumi berkekuatan 7,8 skala Richter telah melanda wilayah Laut Maluku Utara di Indonesia. Survei Geologi Amerika Serikat mencatat gempa terjadi kari Kamis terjadi pada kedalaman dangkal 10 km (6,21 mil).
Antara melaporkan, guncangan gempa sekitar satu menit lebih itu, sejumlah warga langsung keluar rumah untuk menghindari dampaknya
"Gempa ini kuat sekali, bahkan bunyi kuat dari beberapa perabotan rumah tangga kami," kata Deysi, salah itu ibu rumah tangga di Kelurahan Malalayang, Kota Manado.
Fanli, salah satu pengemudi daring, juga mengaku menghentikan aktivitas sementara untuk menghindari dampak gempa itu, seperti robohnya pohon atau tiang listrik.
"Saya lagi mengendarai mobil, tapi terasa juga gempa itu. Saya harus berhentikan dulu karena banyak tiang listrik yang bergerak-gerak," ujarnya.
Juru Bicara Basarnas Sulawesi Utara Nuriadin Gumeleng mengatakan gempa tektonik yang terasa hingga Sulawesi Utara menyebabkan dua korban di Manado.
"Satu korban meninggal tertimpa reruntuhan sudah dibawa ke rumah sakit, yang satunya patah kaki karena loncat dari toko," kata dia di Manado, Kamis.
Pihaknya hingga saat ini masih terus mencari informasi terkait dengan kemungkinan masih ada warga yang menjadi korban dalam gempa tersebut.
Sistem peringatan tsunami AS mengatakan gelombang tsunami mungkin terjadi pada jarak 1.000 km dari pusat gempa, di sepanjang pantai Indonesia, Filipina, dan Malaysia. Pusat gempa berada sekitar 120 km dari kota Ternate, di provinsi Maluku Utara, Indonesia, yang berpenduduk lebih dari 205.000 jiwa, menurut USGS.

4 hours ago
3

















































