Personel Tim SAR gabungan menaburkan bunga sebagai penghormatan untuk korban hilang akibat kecelakaan kapal KM Putri Sakinah di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (9/1/2026). Basarnas secara resmi menutup masa pencarian warga negara Spanyol korban kecelakaan kapal KM Putri Sakinah pada 26 Desember 2025 di hari ke-15 dengan tiga korban meninggal dan satu orang lainnya dinyatakan hilang. (FOTO : ANTARA FOTO/Gecio Viana)
Personel Tim SAR gabungan menaburkan bunga sebagai penghormatan untuk korban hilang akibat kecelakaan kapal KM Putri Sakinah di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (9/1/2026). Basarnas secara resmi menutup masa pencarian warga negara Spanyol korban kecelakaan kapal KM Putri Sakinah pada 26 Desember 2025 di hari ke-15 dengan tiga korban meninggal dan satu orang lainnya dinyatakan hilang. (FOTO : ANTARA FOTO/Gecio Viana)
Anggota keluarga korban kecelakaan kapal KM Putri Sakinah (kedua kiri) bersalaman dengan personel Tim SAR gabungan usai pencarian korban hilang hari ke-15 di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (9/1/2026). Basarnas secara resmi menutup masa pencarian warga negara Spanyol korban kecelakaan kapal KM Putri Sakinah pada 26 Desember 2025 di hari ke-15 dengan tiga korban meninggal dan satu orang lainnya dinyatakan hilang. (FOTO : ANTARA FOTO/Gecio Viana)
REPUBLIKA.CO.ID, NTT -- Personel Tim SAR gabungan menaburkan bunga sebagai penghormatan untuk korban hilang akibat kecelakaan kapal KM Putri Sakinah di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (9/1/2026).
Basarnas secara resmi menutup masa pencarian warga negara Spanyol korban kecelakaan kapal KM Putri Sakinah pada 26 Desember 2025 di hari ke-15 dengan tiga korban meninggal dan satu orang lainnya dinyatakan hilang.
sumber : Antara Foto

11 hours ago
6














































