Mentrans Ingin 13 Sumur Minyak Jadi Pusat Ekonomi Baru

3 hours ago 3

MENTERI Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara ingin kawasan transmigran di Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Harapan tersebut terbayang ketika ditemukan 13 sumur minyak baru yang akan digali pada tahun ini.

“Dengan demikian, insya Allah nanti masyarakat ikut naik kelas, kesejahteraannya pun insya Allah nanti akan meningkat di kawasan transmigrasi,” katanya dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Senin, 4 Mei 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Iftitah mengatakan proyek produksi minyak bumi dan gas alam dari sumur tersebut menjadi ‘gula’ untuk mendatangkan investasi. Efek berganda yang akan dirasakan ke masyarakat sekitar di antaranya ketersediaan lapangan pekerjaan mulai dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan disertai pelatihan.

Selain itu usaha kecil akan bertumbuh dengan cara seperti memasukkan rekomendasi katering lokal untuk kebutuhan pangan para pekerja. Kemudian orang-orang dari Pulau Jawa juga kemungkinan akan tertarik ke sana tanpa harus dibiayai oleh pemerintah.

Proyeksi tersebut telah dibicarakan antara Kementerian Transmigrasi dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) pada pagi tadi. Salah satu kesepakatan adalah pembangunan infrastruktur dasar dilakukan oleh investor proyek.

“Jadi kami tidak harus mengeluarkan dana untuk infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, dan lain-lain karena akan ditopang oleh industri,” ucap Iftitah.

Kementerian Transmigrasi dan SKK Migas juga menandatangani nota kesepahaman untuk menindaklanjuti proyek di 13 sumur tersebut. Kesepakatan lainnya adalah lahan yang digunakan berstatus pemanfaatan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) di kawasan transmigran Samboja.

Adapun penemuan 13 sumur minyak ini menambah dari 79 sumur yang sudah ada di Kalimantan. Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengatakan, sejumlah sumur yang lebih dulu ditemukan ada yang sudah digali sejak tahun 1989.

Total cadangan minyak dari 13 sumur baru diperkirakan 1 juta barel minyak dan 11,64 miliar kaki kubik gas. Pengerjaan proyek ini direncanakan mulai pada Juni 2026.

“Ini sumur baru yang akan dibor oleh PHSS (PT Pertamina Hulu Sanga Sanga),” tuturnya dalam kesempatan yang sama.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |