Mendagri minta Forkopimda jaga soliditas demi stabilitas daerah.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menekankan pentingnya Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menjaga soliditas guna mendukung stabilitas politik dan keamanan sebagai fondasi pembangunan daerah. Pernyataan ini disampaikan di Gedhong Pracimosono, Kompleks Kantor Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis.
Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa kekompakan para pemangku kepentingan di daerah merupakan faktor penting dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan. Stabilitas ini menentukan keberhasilan pembangunan, terutama di Pulau Jawa dan Bali yang menjadi pusat berbagai aktivitas nasional dan dihuni hampir 60 persen penduduk Indonesia.
Menurut Tito, pembangunan hanya dapat berjalan dengan baik apabila kondisi daerah tetap aman dan kondusif. Ia mengingatkan bahwa berbagai peristiwa kerusuhan di sejumlah daerah dapat mengganggu penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Konflik atau aksi kekerasan, bahkan dalam skala kecil, bisa memengaruhi efektivitas pemerintahan dan pembangunan daerah.
Oleh karena itu, Tito mengimbau seluruh unsur Forkopimda untuk terus memperkuat komunikasi dan koordinasi, baik secara formal maupun informal. Berdasarkan pengalaman, daerah yang pimpinannya mampu menjaga kekompakan cenderung lebih cepat mengatasi persoalan dan mencegah konflik berkembang lebih luas.
Selain itu, Mendagri juga meminta pemerintah daerah untuk mengaktifkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sebagai instrumen penting dalam menjaga kerukunan dan mencegah konflik sosial berlatar belakang keagamaan. Daerah dengan FKUB yang aktif umumnya lebih cepat dalam mendeteksi dan mencegah potensi konflik daripada daerah yang baru menggerakkan forum tersebut saat masalah sudah muncul.
Tito juga mendorong kepala daerah, terutama yang memiliki kapasitas fiskal memadai, untuk mengalokasikan anggaran melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) guna mendukung kegiatan FKUB. "Mohon juga dihidupkan FKUB. Biasanya daerah yang rentan terhadap isu keagamaan akan lebih cepat mencegah potensi konflik apabila FKUB berjalan dengan baik," katanya.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

1 hour ago
1
















































