REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perkembangan teknologi finansial dinilai tidak hanya mengubah lanskap bisnis dan perbankan, tetapi juga mentransformasi cara masyarakat dalam berbagikan kebaikan. Di tengah pesatnya digitalisasi gaya hidup modern, filantropi digital hadir sebagai jembatan yang memudahkan siapa saja untuk menyalurkan kepedulian secara transparan, praktis, dan inklusif.
Salah satu platform digital yang konsisten memperkuat ekosistem sosial ini adalah Ayobantu.com, yayasan non-profit yang berfokus pada penggalangan dana kemanusiaan berbasis teknologi. Memasuki babak baru dalam perjalanan organisasinya, Ayobantu.com mengumumkan regenerasi kepemimpinan. Oscar Darmawan resmi ditunjuk sebagai pemimpin baru menggantikan Agnes Yuliavitriani yang akan mengakhiri masa jabatannya secara efektif mulai 30 September 2026.
Perubahan nakhoda ini menjadi langkah strategis bagi platform tersebut untuk terus mendorong pertumbuhan organisasi, memperluas dampak sosial, serta memperkuat ekosistem donasi digital yang terpercaya dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Teknologi pada hakikatnya adalah alat untuk mempermudah konektivitas manusia.
Dalam konteks filantropi, Ayobantu.com berupaya memanfaatkan potensi teknologi digital untuk menyambungkan donatur, pencetus kampanye, komunitas, dan penerima manfaat. Melalui pendekatan inovatif ini, partisipasi publik dalam gerakan sosial dapat terintegrasi secara lebih harmonis, sejalan dengan semangat utama organisasi yaitu "Rajut Jutaan Tangan untuk Kebaikan".
Masa kepemimpinan Agnes Yuliavitriani dianggap memberikan fondasi penting dalam perjalanan pengembangan platform tersebut. Di bawah arahannya, Ayobantu.com tidak hanya fokus pada penyediaan infrastruktur digital, tetapi juga keberhasilan dalam menggalang dana kemanusiaan bernilai signifikan.
Beberapa program berdampak besar yang mencatatkan perolehan donasi tinggi antara lain kampanye Pendidikan yang Lebih Baik untuk Lombok Utara dengan perolehan Rp990.040.556, Run Against Cancer 2023 senilai Rp952.421.658, serta Lombok 360 untuk Pembelajar Kelas Dunia yang mencapai Rp609.360.000. Capaian ini menunjukkan bagaimana daya jangkau platform digital mampu menghimpun solidaritas publik secara nyata.
Agnes mengungkapkan pengalaman memimpin wadah filantropi digital memberi sudut pandang mendalam mengenai esensi teknologi sosial. "Selama memimpin Ayobantu.com, saya banyak belajar bahwa membangun ekosistem filantropi digital bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang membangun kepercayaan dan menghadirkan ruang bagi banyak pihak untuk saling membantu. Berbagai capaian yang berhasil diraih merupakan hasil dari kolaborasi seluruh tim, campaigner, donatur, komunitas, mitra, dan seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan Ayobantu.com," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan dalam setiap gerakan sosial berbasis digital. "Bagi saya, semangat Rajut Jutaan Tangan untuk Kebaikan menggambarkan perjalanan Ayobantu.com dalam mempertemukan banyak orang dengan satu tujuan, yaitu menghadirkan kebaikan dan memberikan dampak bagi sesama. Saya bersyukur pernah menjadi bagian dari perjalanan tersebut dan berharap semangat ini dapat terus tumbuh, sehingga semakin banyak tangan yang terhubung dan semakin luas kebaikan yang dapat diwujudkan bersama," kata Agnes dalam keterangan tertulis yang diterima Republika pada Ahad (20/9/2026).
Sebagai apresiasi atas dedikasi dan kontribusi yang telah meletakkan landasan kokoh bagi organisasi, pihak Ayobantu.com menyampaikan terima kasih kepada Agnes Yuliavitriani. Kini, tongkat estafet kepemimpinan diserahkan kepada Oscar Darmawan untuk memimpin langkah strategis dan inovasi platform di masa mendatang.

3 hours ago
3















































