MP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta integrasikan keislaman, keilmuan, dan kebangsaan.
REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN—Madrasah Pembangunan (MP) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memiliki makna historis penting dalam ekosistem UIN Jakarta, tidak sekadar sebagai unit pendidikan, melainkan sebagai laboratorium pengembangan model pendidikan Islam yang terintegrasi antara keislaman, keilmuan, dan kebangsaan.
Direktur Badan Usaha dan Sekolah (BUS) UIN Jakarta, Teguh Sarwono, menyampaikan bahwa MP UIN Jakarta mengatakan, integrasi Madrasah Pembangunan dengan UIN Jakarta bukan sekadar administratif, tetapi merupakan bagian dari visi besar membangun pendidikan Islam yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.
“Inilah kontribusi nyata MP UIN Jakarta dalam menyiapkan SDM bangsa yang adaptif terhadap perubahan zaman,” ujar Teguh dalam tasyakuran peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 tahun yang berlangsung di Ciputat, Tangerang Selatan pada Rabu (7/1/2026).
HUT ke-52 MP UIN Jakarta tahun ini terasa spesial bertepatan dengan momentum integrasi pengelolaan dalam Badan Layanan Umum (BLU) UIN Jakarta sesuai amanat Keputusan Menteri Agama (KMA) nomor 1543 tahun 2025.
Menurut Teguh, pendidikan inklusif harus dimaknai sebagai keberpihakan pada keadilan sosial, kesetaraan akses, serta pengembangan potensi seluruh peserta didik tanpa diskriminasi.
Karena itu, BUS UIN Jakarta berkomitmen memperkuat kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus berakar kuat pada nilai-nilai Islam dan kemanusiaan.
Sementara itu, Wakil Rektor II UIN Jakarta, Prof Imam Subchi, menilai perjalanan 52 tahun MP UIN Jakarta mencerminkan keberhasilan lintas generasi dalam membangun tradisi pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam pembentukan karakter dan akhlakul karimah.
Dia mengatakan, keunggulan Madrasah Pembangunan terletak pada perpaduan kurikulum nasional, internasional, dan global yang bertumpu pada kurikulum Islam. Inilah yang melahirkan alumni dengan ragam profesi strategis.

20 hours ago
6















































