Warga melihat replika pesawat boeing 737 Garuda Indonesia non-operasional yang disiapklan untuk manasik di Asrama Haji Banda Aceh, Aceh, Ahad (1/2/2026). Kementerian Agama Aceh menyediakan replika pesawat Boeing 737 Garuda Indonesia non-operasional sebagai wahana simulasi perjalanan udara bagi calon jamaah haji dan umrah yang diharapkan dapat membantu calon jamaah terutama jamaah lanjut usia dan jamaah yang belum memiliki pengalaman naik pesawat.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan, pesawat milik Garuda Indonesia yang ditempatkan di Asrama Haji Embarkasi Aceh menjadi bentuk penghormatan Presiden Prabowo Subianto untuk masyarakat Aceh.
"Ini adalah bentuk penghormatan terhadap masyarakat Aceh dari Presiden Prabowo. Itu catatan terpentingnya," kata dia di Banda Aceh, Ahad (15/2/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Dahnil setelah melaksanakan peresmian pesawat sumbangan Garuda Indonesia dan gedung di Asrama Haji Embarkasi Aceh di Banda Aceh.
Bekerja sama dengan PT Garuda Indonesia, Kemenhaj telah menghadirkan pesawat utuh di halaman Asrama Haji Embarkasi Aceh. Kehadiran pesawat Boeing 737 milik PT Garuda Indonesia (bekas pesawat Citilink) itu sebagai upaya untuk memudahkan edukasi atau manasik kepada calon jamaah haji maupun umrah asal Aceh.
Dia mengatakan pesawat yang dihadirkan untuk Asrama Haji Aceh ini bukan replika, melainkan memang badan pesawat utuh. Keberadaan pesawat utuh untuk manasik tersebut pun dinilai menjadi yang pertama di Indonesia.
"Di Indonesia (asrama haji) belum ada pesawat utuh seperti ini, yang ada mockup (replika). Ini bukan mockup. Saya memang minta mockup, tapi yang dikasih Garuda pesawat utuh," ujar dia.
sumber : Antara

2 weeks ago
10
















































