REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR — Mengusung tema “Bridging Japan and Bali Through Culture, Community & Opportunity”, Danamon Matsuri 2026 memadukan kekayaan budaya Jepang dan Bali melalui berbagai aktivitas komunitas, pertunjukan budaya, serta partisipasi pelaku UMKM yang berlangsung di Denpasar, Bali, pada 19-20 September 2026.
Agus Indrawan, Regional Corporate Officer Danamon Bali-Nusa Tenggara, mengatakan, acara ini menjadi sarana bagi Danamon untuk menghadirkan pengalaman yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mempertemukan berbagai komunitas dan pelaku usaha dalam satu wadah kolaboratif. "Kami berharap kegiatan ini dapat menghadirkan pengalaman yang berkesan sekaligus mendorong terciptanya koneksi dan kolaborasi yang memberi nilai tambah bagi seluruh peserta, terutama nasabah kami.”
Sebagai bagian dari rangkaian Danamon Matsuri 2026, Danamon menghadirkan Lomba Gebogan yang mengangkat salah satu tradisi khas Bali. Gebogan, yaitu rangkaian hasil bumi yang melambangkan rasa syukur, kemakmuran, dan keharmonisan, ditampilkan melalui kreativitas para peserta dalam karya yang sarat makna budaya.
Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap warisan budaya Bali sekaligus ruang untuk mempererat kebersamaan masyarakat. Melalui Danamon Matsuri 2026, Danamon ingin merayakan keberagaman budaya sekaligus memperkuat kedekatan dengan masyarakat. Kehadiran Lomba Gebogan menjadi salah satu wujud apresiasi kami terhadap nilai-nilai budaya lokal yang terus hidup dan berkembang di Bali.
Sebagai salah satu ikon budaya Bali, Tari Kecak turut memeriahkan rangkaian Danamon Matsuri 2026 yang diselenggarakan di Kantor Cabang Danamon Hayam Wuruk, Denpasar. Dikenal melalui harmonisasi gerak dan lantunan suara para penarinya, Tari Kecak merepresentasikan nilai kebersamaan, kekompakan, dan kolaborasi yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Kehadiran pertunjukan ini menjadi bagian dari upaya Danamon untuk menghadirkan pengalaman yang menghubungkan budaya, komunitas, dan masyarakat dalam satu perayaan.
Agus menambahkan, melalui Danamon Matsuri 2026, pihaknya ingin menghadirkan ruang yang mempertemukan berbagai komunitas sekaligus mengapresiasi kekayaan budaya lokal. "Tari Kecak menjadi simbol semangat kebersamaan dan kolaborasi yang juga sejalan dengan nilai yang kami bangun bersama para nasabah dan masyarakat,"kata dia.
Sebagai bagian dari perpaduan budaya Jepang dan Bali yang menjadi ciri khas Danamon Matsuri 2026, pertunjukan Taiko turut memeriahkan acara melalui hentakan ritmis dan permainan drum tradisional Jepang yang energik. Dikenal sebagai salah satu warisan budaya Jepang yang mencerminkan semangat, disiplin, dan kebersamaan, pertunjukan Taiko menghadirkan pengalaman budaya yang autentik bagi para pengunjung sekaligus memperkuat tema “Bridging Japan and Bali Through Culture, Community & Opportunity”.
Danamon Matsuri 2026 mempertemukan masyarakat melalui apresiasi terhadap keberagaman budaya. Pertunjukan Taiko menjadi salah satu wujud semangat kolaborasi dan keterhubungan yang juga sejalan dengan nilai yang kami bangun bersama nasabah dan komunitas.”
Antusiasme peserta terlihat dalam Danamon Fun Run, salah satu rangkaian kegiatan Danamon Matsuri 2026 yang menghadirkan pengalaman olahraga dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan. Kegiatan ini tidak hanya mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk berinteraksi, membangun koneksi, dan mempererat kebersamaan dalam satu perayaan yang memadukan budaya, komunitas, dan kolaborasi.
“Danamon Fun Run, menghadirkan aktivitas yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga mempererat keterhubungan antaranggota masyarakat. Semangat kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan ini sejalan dengan tujuan Danamon Matsuri 2026 untuk menghadirkan pengalaman yang bermakna bagi komunitas dan masyarakat luas,”kata Agus.

3 hours ago
2















































