Jamaah calon haji dari berbagai negara melakukan Tawaf di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Jumat (30/5/2025). Pemerintah Arab Saudi menetapkan Idul Adha jatuh pada hari Jumat (6/6), sedangkan Hari Arafah (Wukuf di Arafah) sebagai rangkaian puncak musim haji pada 5 Juni 2025 yang akan diikuti 1,83 juta muslim dari berbagai penjuru dunia termasuk dari Indonesia yang tahun ini memiliki kuota sebanyak 221.000 jamaah.
REPUBLIKA.CO.ID, PALU — Fakultas Dakwah Komunikasi Islam (FDKI) Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Sulawesi Tengah segera membuka Program Studi (Prodi) Haji dan Umrah sebagai bentuk upaya menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya umat Islam di Tanah Air.
"Saat ini semua persyaratan administrasi dan operasional terkait rencana persiapan pembukaan Prodi Haji dan Umrah telah disiapkan," kata Dekan FDKI UIN Datokarama Dr Adam di Kota Palu, Rabu (7/1/2025).
Ia mengatakan, Prodi Haji dan Umrah ditargetkan akan terealisasi pada 2026, direncanakan semester awal prodi tersebut akan menampung 50 hingga 75 mahasiswa baru.
"Proposalnya telah kami siapkan dan saat ini kampus telah merekrut lima hingga enam dosen yang akan mengabdi di Program Studi itu,”kata dia.
Dari hasil analisis dan kajian yang dilakukan UIN Datokarama Palu, kebutuhan sumber daya manusia (SDM) di bidang haji dan umrah saat ini cukup tinggi.
Hal ini juga selaras dengan arahan Rektor UIN Datokarama yang menginginkan percepatan lahirnya manajemen dan pembimbing haji dan umrah di Sulawesi Tengah.
"Pembukaan Prodi itu merupakan dukungan terhadap visi besar pemerintah, menciptakan SDM unggul dalam pengelolaan haji dan umrah," ucapnya.
Ia mengatakan fakultas juga akan melaksanakan lokakarya kurikulum yang relevan dengan perkembangan zaman, kurikulum yang berbasis OBE (Outcome-Based Education) pendekatan pendidikan yang berfokus pada hasil atau capaian pembelajaran yang harus dikuasi mahasiswa setelah lulus.
Bukan sekedar materi atau proses pembelajaran, dimana seluruh rancangan pembelajaran, metode dan penilaian diselaraskan untuk mencapai kompetensi terukur dan relevan terhadap kebutuhan kerja.
"Kami berharap dalam proses penyiapan dokumen, sarana dan prasarana penunjang dapat terlaksana tanpa ada kendala," kata dia.

1 day ago
5












































