Jalur Pantura dan Selatan Menuju Jakarta Masih Padat pada Sabtu Malam

2 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, CIKAMPEK -- Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengingatkan pemudik yang kembali ke Jakarta agar mewaspadai kepadatan di jalur arteri, khususnya Pantura dan jalur selatan. Kepolisian masih mengelola arus balik di ruas tol maupun non-tol.

Agus memastikan jajaran Korlantas turut memberi perhatian khusus pada jalur arteri. Setelah kondisi penyeberangan dan koridor tol Banten menuju Jakarta terpantau aman, fokus pengamanan diperkuat ke ruas-ruas arteri yang menjadi lintasan kendaraan dari berbagai wilayah.

“Arteri memang cukup padat tetapi sudah kita kelola dengan baik,” kata Agus di Rest Area KM 62 Tol Jakarta-Cikampek, Sabtu (28/3/2026) malam.

Menurut dia, pengelolaan di jalur arteri dilakukan langsung oleh jajaran kepolisian di lapangan. Dua pejabat utama Korlantas telah diperintahkan untuk melakukan pengecekan, kemudian pengaturan arus diperkuat oleh Kapolda, Kapolres, hingga Kasat Lantas di wilayah masing-masing.

Kepadatan terutama terjadi di koridor Pantura dan jalur selatan yang masih menjadi lintasan penting kendaraan arus balik. Situasi itu juga berkaitan dengan penerapan one way lokal tahap satu dan tahap dua presisi di ruas tol, sehingga distribusi kendaraan di jalur arteri tetap harus dijaga agar tidak memunculkan perlambatan baru.

“Pak Kapolda, Pak Kapolres, Pak Kasatlantas turun semuanya untuk mengelola di arteri khususnya Pantura termasuk Pantai Selatan,” ujar Agus.

Di ruas tol, Korlantas masih mempertahankan one way lokal tahap dua dari KM 263 sampai KM 70. Rekayasa lalu lintas contraflow satu lajur dari KM 70 hingga KM 55 ke arah Jakarta juga masih diberlakukan karena volume kendaraan menuju Jakarta masih cukup tinggi hingga malam.

Agus menjelaskan, kondisi di jalur utama tol sejauh ini masih terpantau cukup terkelola. Korlantas sempat mempertimbangkan memperpanjang skema one way ke arah timur, tetapi rencana itu belum diambil karena arus kendaraan dari Jawa Tengah masih dinilai landai.

“Oleh sebab itu, intervensi one way lokal tahap dua dari kilometer 263 sampai ke 70 masih tetap bertahan, tidak kami tarik ke arah timur,” jelas jenderal bintang dua tersebut.

Agus menambahkan, arus kendaraan dari wilayah selatan juga tetap diantisipasi karena tidak seluruhnya dapat dipantau dari parameter Gerbang Tol Kalikangkung. Untuk itu, polisi menyiapkan intervensi tambahan melalui jalur fungsional seperti Tol Japek II Selatan dan Bocimi apabila terjadi lonjakan arus pada hari berikutnya.

Pada saat yang sama, Korlantas terus menertibkan kendaraan sumbu tiga agar perjalanan pemudik balik tidak terganggu. Penertiban itu dinilai penting untuk menjaga kelancaran di jalur arteri yang pada malam itu masih padat, meski mulai lebih terkendali.

“Malam ini masih bertahan karena kami cek untuk arteri memang cukup padat tapi sudah kita kelola dan sumbu tiga juga hampir sudah kita tertibkan,” ujar Agus.

Ia juga menyebut kawasan wisata mulai berangsur reda sehingga tekanan kendaraan perlahan bergeser ke jalur arus balik utama. Personel kepolisian tetap disiagakan penuh di lapangan untuk memantau situasi dan melakukan intervensi cepat bila muncul sumbatan baru menuju Jakarta.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |