REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Kota Milan, Italia. Kolaborasi itu salah satunya diwujudkan melalui lokakarya dan proyek instalasi seni publik yang melibatkan seniman dari kedua kota di Jakarta pada 18-24 Juli 2026 mendatang. Program ini diharapkan memperkaya ruang publik Jakarta sekaligus membuka peluang bagi seniman muda untuk bertukar pengalaman dan memperluas jejaring internasional.
Penguatan kerja sama Jakarta-Milan dibahas dalam pertemuan antara Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dengan Wakil Wali Kota Milan Anna Scavuzzo di Balai Kota Milan, Selasa (13/5/2026). Pertemuan itu menjadi bagian dari tindak lanjut Leadership Exchange Programme Jakarta–Milan yang berlangsung di Museo delle Culture (MUDEC), Milan, pada 9–16 Mei 2026.
“Jakarta ingin ruang publik tidak hanya menjadi tempat berlalu lalang, tetapi juga ruang interaksi, kreativitas, dan kebanggaan warga kota. Seni harus hadir dekat dengan masyarakat,” kata Rano dalam keterangannya, Jumat (15/5/2026).
Selain seni publik, kedua kota membahas peluang kerja sama di bidang pengembangan ruang kota, ekonomi kreatif, dan ketahanan pangan perkotaan.
Delegasi Jakarta juga mempelajari pengelolaan kawasan bersejarah, museum, dan ruang publik di Milan yang mampu tetap hidup dan menjadi penggerak ekonomi melalui sektor wisata, budaya, serta aktivitas kreatif.
Dalam kesempatan ini, Jakarta juga mendorong kolaborasi antara museum di ibu kota dengan MUDEC untuk memperluas akses pembelajaran budaya bagi generasi muda.
Di sektor ketahanan pangan, kerja sama diarahkan pada pengembangan urban farming, pengurangan food waste, dan sistem distribusi pangan yang lebih efisien.
Pemerintah Kota Milan turut menyatakan dukungan terhadap rencana partisipasi Jakarta dalam Milan Urban Food Policy Pact sebagai upaya memperkuat sistem pangan kota yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.
Pemprov DKI menegaskan kerja sama internasional diarahkan untuk memberi manfaat langsung bagi warga, mulai dari peningkatan kualitas ruang publik hingga penguatan sektor ekonomi kreatif, budaya, dan pariwisata.
Budaya sebagai Bagian Kehidupan Kota
Kehadiran Wagub Rano dalam Leadership Exchange Programme Jakarta-Milan membawa banyak manfaat. Melalui program ini terjadi pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara Jakarta dan Milan dalam pengembangan kebijakan budaya, seni publik, serta aktivasi ruang kota.
Kegiatan itu turut dihadiri Isabella Valentini dari World Cities Culture Forum, Marina Pugliese, perwakilan Pemerintah Kota Milan, serta delegasi dan komunitas budaya dari Jakarta dan Milan.
Adapun delegasi Jakarta antara lain Muhammad Aidil Usman dari Komite Seni Rupa Dewan Kesenian Jakarta, Mochammad Shabar Untung selaku Ketua Jakarta Mural Community, serta Lambertus Berto Tukan dari Tim Kurator Jakarta 500 sekaligus Gudskul.

3 hours ago
2















































