Asap mengepul setelah serangan udara Israel menargetkan pinggiran selatan Beirut, Dahiyeh, Lebanon 8 April 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN – Komando militer pusat Iran telah memperingatkan penduduk Israel utara untuk segera meninggalkan rumah mereka jika Israel melancarkan ancamannya untuk menyerang pinggiran selatan Beirut. Seruan ini mengindikasikan rencana serangan balasan Iran ke wilayah tersebut.
Dalam pernyataan yang disiarkan oleh layanan berita pemerintah IRNA, komandan Markas Besar Khatam al-Anbiya mengatakan peringatan itu merupakan tanggapan terhadap perintah pemindahan paksa oleh militer Israel di Dahiyeh, Lebanon.
Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menginstruksikan militer Israel untuk menyerang “sasaran teroris di distrik Dahiyeh di Beirut”. Netanyahu telah menegaskan kembali hal ini dalam sebuah video yang diposting di X.
“Tidak akan ada situasi di mana Hizbullah menyerang kota-kota kita dan warga kita serta markas terorisnya di Beirut, di Dahiyeh, tetap berada di luar batas.”
Dia menambahkan bahwa dia telah menginstruksikan pasukan Israel untuk terus “memperdalam” invasi mereka ke Lebanon selatan, dengan mengatakan bahwa mereka “menghancurkan benteng Hizbullah”. “Hizbullah sedang dalam pelarian,” klaim Netanyahu.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi telah menegaskan kembali bahwa gencatan senjata antara Teheran dan Washington “harus merupakan gencatan senjata di semua lini, termasuk di Lebanon”. 
"Pelanggaran di satu sisi merupakan pelanggaran gencatan senjata di semua lini. AS dan Israel bertanggung jawab atas konsekuensi pelanggaran apa pun," tulis Araghchi di X. Komentar diplomat tertinggi tersebut muncul setelah Netanyahu mengumumkan bahwa ia telah memerintahkan militernya untuk menyerang pinggiran selatan Beirut.
Uni Eropa juga menyerukan agar Israel menghentikan perluasan serangannya di Lebanon setelah Netanyahu mengatakan dia memerintahkan serangan lebih lanjut di pinggiran selatan Beirut.
“Kami menyerukan Israel untuk menghentikan eskalasi militernya di Lebanon dan menghormati kedaulatan dan integritas wilayah Lebanon,” kata juru bicara Uni Eropa Anouar El Anouni.

1 hour ago
1















































