PLATFORM Instagram resmi menghadirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna mengedit komentar, menjawab permintaan lama yang selama ini mengharuskan pengguna menghapus dan memposting ulang komentar hanya untuk memperbaiki kesalahan penulisan.
Fitur ini diumumkan pada 9 April 2026, bahwa pengguna kini dapat mengedit komentar mereka dalam waktu terbatas, yakni 15 menit setelah dipublikasikan. “Dalam rentang waktu tersebut, pengguna bisa melakukan perubahan sebanyak yang diinginkan,” demikian seperti laporan Tech Crunch, Kamis.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Setelah diedit, komentar akan ditandai sebagai telah diubah dan dapat diketahui oleh pengguna lain. Namun, isi versi sebelumnya tidak akan ditampilkan, berbeda dengan beberapa aplikasi lain seperti iMessage yang memungkinkan pengguna melihat riwayat perubahan.
Fitur ini juga memiliki keterbatasan, yakni hanya berlaku untuk teks. Jika komentar mencakup teks dan gambar, pengguna hanya dapat mengubah bagian tulisannya, sementara gambar tidak bisa diganti.
Meski tergolong pembaruan kecil, langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya Instagram meningkatkan pengalaman pengguna dan merespons keluhan yang sudah lama muncul. Sebelum diumumkan secara resmi, fitur ini diketahui telah lebih dulu diuji coba secara terbatas dalam beberapa pekan terakhir.
Pada hari yang sama, Instagram juga mengumumkan pembaruan lain terkait pembatasan jenis konten tertentu untuk akun remaja berdasarkan rating usia 13 tahun ke atas. Kebijakan ini hadir di tengah meningkatnya sorotan terhadap dampak platform terhadap pengguna muda.
Bulan lalu, induk perusahaan Instagram, Meta, menghadapi dua kekalahan hukum besar. Di New Mexico, pengadilan menyatakan perusahaan bertanggung jawab karena membahayakan keselamatan anak. Sementara di Los Angeles, juri memutuskan bahwa Meta merancang aplikasinya agar membuat anak-anak dan remaja kecanduan, sehingga merugikan kesehatan mental mereka.
Selain itu, ribuan gugatan lain masih dalam proses, dengan 40 jaksa agung negara bagian di Amerika Serikat saat ini tengah mengambil langkah hukum terhadap perusahaan tersebut.















































