Idul Fitri 1447 H Momentum Perkuat Nilai Kebangsaan

4 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Momentum Idul Fitri 1447 H tidak hanya dimaknai sebagai hari kemenangan bagi umat Islam setelah menjalani ibadah Ramadhan, juga menjadi saat yang tepat untuk memperkuat persaudaraan, menjaga harmoni sosial, dan meneguhkan nilai-nilai kebangsaan di tengah kehidupan masyarakat.

Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Daddy Rohanady, menilai Idul Fitri harus dijadikan ruang untuk mempererat silaturahim serta memperkuat kebersamaan, terutama di tengah masyarakat Jabar yang majemuk dan memiliki latar belakang beragam.

Menurut dia, semangat kebangsaan penting untuk terus dirawat agar kehidupan sosial tetap berjalan rukun, damai, dan kondusif.

“Idul Fitri bukan sekadar momentum spiritual setelah Ramadhan, juga menjadi saat yang sangat penting untuk memperkuat persaudaraan, menjaga harmoni, dan meneguhkan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat,” ujar Daddy, Jumat (20/3/2026).

Ia mengatakan, warga Jabar selama ini memiliki tradisi hidup berdampingan dalam suasana rukun. Karena itu, nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan saling menghormati perlu terus dijaga agar tidak luntur oleh berbagai dinamika sosial yang berkembang.

Menurut dia, semangat Idul Fitri justru harus menjadi pengingat bahwa persatuan dan kesatuan bangsa merupakan hal yang utama.

Daddy menegaskan, suasana Lebaran harus menjadi momentum untuk saling mendekatkan, bukan sebaliknya menciptakan jarak di tengah masyarakat.

Ia mengingatkan pentingnya sikap bijak dan dewasa dalam menyikapi berbagai persoalan sosial, termasuk tidak mudah terpancing oleh informasi yang bernada provokatif dan berpotensi memecah belah.

“Jangan sampai Idul Fitri kehilangan maknanya sebagai momentum kebersamaan. Hari raya ini harus menjadi ajang untuk mempererat silaturahim, memperkuat persatuan, dan merawat semangat kebangsaan,” ucap politisi senior Gerindra tersebut.

Menurut Daddy, Jawa Barat sebagai provinsi dengan jumlah penduduk besar membutuhkan komitmen bersama dari seluruh elemen masyarakat untuk menjaga suasana tetap damai.

Dalam hal ini, ia memandang peran tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pemerintah daerah sangat penting dalam memberikan edukasi yang sejuk dan menenteramkan.

Ia berharap, Idul Fitri 1447 H benar-benar menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, merawat harmoni, dan meneguhkan kebangsaan. Dengan demikian, masyarakat Jawa Barat dapat terus menjaga tradisi toleransi dan kebersamaan sebagai fondasi penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Semangat Idul Fitri harus kita jadikan penguat persaudaraan, harmoni, dan kebangsaan. Dengan kebersamaan itu, persatuan bangsa akan tetap terjaga dengan baik,” ucapnya. 

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |