Head Quarter (HQ) Asia Pasifik untuk Palestina menyelenggarakan focus group discussion terkait dengan Palestina.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Ulama, aakademisi dan peneliti yang tergabung dalam inisiatif Head Quarter (HQ) Asia Pasifik untuk Palestina, mewakili hati nurani umat Islam Asia-Pasifik, menyaksikan dengan duka yang mendalam perihal penutupan Masjid Al Aqsa selama lebih dari 10 hari terakhir di Ramadan 1447 H ini.
Dalam siaran pers HQ, disebutkan penutupan ini bukan sekedar pembatasan akses, melainkan serancan sistematis terhadap simbol ketauhidan warisan para Nabi tanah para Nabi dan hak umat untuk beribadah ditempat suci ketiga umat Islam.
Al-Aqsa, menurut HQ, adalah amanah ilahi yang wajib dijaga; penindasan ini melanggar Piagam PBB, Konvensi Jenewa dan Deklarasi Jakarta Head Quarter (HQ) Asia Pasific Conference for Palestine 2025 yang bagi HQ dijunjung sebagai mandat moral kawasan.
HQ mengecam keras pendudukan illegal yang menghalangi ibadah Ramadhan seperti tarawih, itikaf dan silaturahim spiritual jamaah warga Palestina, serta mengancam kesucian Baitul Magdis di tengah bulan mulia penuh ampunan.
Terkait dengan itu, HQ menyatakan sikap: Pertama, hukum wajib bagi seluruh umat Islam dunia untuk membela Al-Aqsa dengan segala cara syar’i: do'a, boikot ekonomi, diplomasi tegas, hingga tekanan global melalui forum OKI, PBB dan parlemen.
Kedua, mendorong dan kembali mengaktilkan Gerakan Solidaritas Asia-Pasitik via Head Ouarter (HQ) Koalisi Global untuk Palestina: policy brief, kampanye digital #FreeAlAqsaNow, dan mobilisasi Endowment Fund untuk para korban penjajahan di Palestina.
Ketiga, menyerukan kepada pemimpin muslim, khususnya Indonesia sebagat poros diplomasi, untuk memimpin fatwa kolektif menuntut pembukaan segara Masjid Al-Aqsa dan sanski bagi para pelaku agresi/genosida.
Keempat, berwasiat kepada pemuda dan filantropi kemanusiaan agar meningkatkan Infaq Ramadhan untuk rekonstruksi Gaza dan Al-Quds, karena jihad dengan harta adalah juga salah satu benteng kuat pertahanan saat ini.

3 hours ago
2
















































