Sejumlah warga berolahraga saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) perdana di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Ahad (10/5/2026). Dokter mengatakan berjalan kaki selama 10 menit setiap hari dapat menjaga kesehatan jantung.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memiliki umur panjang dan tubuh yang tetap sehat tidak selalu harus dimulai dengan rutinitas rumit. Para dokter menyebut satu kebiasaan sederhana yang bisa dilakukan setiap pagi berpotensi memberi dampak besar bagi kesehatan jangka panjang, yakni berjalan pagi di luar ruangan.
Dokter spesialis jantung, dr Bradley Serwer, mengatakan berjalan kaki selama 10 menit setiap hari dapat menjaga kesehatan jantung. Saat berjalan kaki, detak jantung meningkat sehingga sistem kardiovaskular bekerja lebih aktif. Aktivitas derobik seperti berjalan kaki juga dapat memperkuat otot jantung, memperbaiki sirkulasi darah, serta membantu menjaga pembuluh darah tetap fleksibel.
"Dari banyak penelitian diketahui bahwa setidaknya 150 menit aktivitas aerobik per pekan dapat menurunkan risiko kematian secara keseluruhan sebesar 20 hingga 30 persen. Itu setara dengan berjalan kaki selama 30 menit sebanyak lima kali dalam sepekan," kata dr Serwer dilansir laman Eating Well, Sabtu (18/7/2026).
Selain membantu menjaga jantung, berjalan kaki juga dikaitkan dengan penurunan risiko berbagai penyakit yang sering muncul seiring bertambahnya usia. Beberapa kondisi tersebut antara lain tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tinggi, diabetes tipe 2, serta sejumlah jenis kanker.
Dokter spesialis penyakit dalam, dr Yoshua Quinones, mengatakan aktivitas aerobik ringan hingga sedang seperti berjalan kaki dapat membantu mengurangi peradangan sistemik. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa kebiasaan berjalan rutin berkaitan dengan risiko penyakit kronis yang lebih rendah.
"Membangun rutinitas pagi yang sehat sesederhana berjalan santai di taman dapat membantu menurunkan tekanan darah, memperbaiki kadar kolesterol, dan meningkatkan sensitivitas insulin. Perubahan ini secara signifikan menurunkan risiko tiga penyebab utama kematian, termasuk penyakit kardiovaskular, stroke, dan diabetes tipe 2," kata Quinones.

9 hours ago
3














































