Hamas Tuduh Netanyahu Mengulur-ulur Kesepakatan Gencatan Senjata Tahap Kedua

1 month ago 43

8000 Hoki Online List Demo web Slots Gacor Philippines Terbaru Mudah Menang Banyak

hokikilat Top Platform situs Slots Maxwin China Terpercaya Pasti Lancar Menang Full Setiap Hari

1000 Hoki Online List Demo website Slots Gacor Philippines Terkini Mudah Menang Full Terus

5000 hoki Login web Slots Maxwin Japan Terbaru Mudah Lancar Scatter Setiap Hari

7000 hoki Situs web Slots Maxwin Malaysia Terbaru Mudah Lancar Jackpot Setiap Hari

9000hoki.com List Akun server Slots Maxwin China Terpercaya Pasti Scatter Non Stop

Data games Slots Maxwin Myanmar Terkini Mudah Lancar Scatter Online

Idagent138 login Slot Maxwin Terpercaya

Luckygaming138 Akun Slot Anti Rungkad Terbaik

Adugaming Daftar Slot Game Terbaik

kiss69 Akun Slot Game Terpercaya

Agent188 Daftar Slot Anti Rungkad Online

Moto128 Id Slot Maxwin Terbaik

Betplay138 Daftar Id Slot Anti Rungkad

Letsbet77 login Akun Slot Anti Rungkat Terpercaya

Portbet88 Daftar Akun Slot

Jfgaming168 Daftar Id Slot Gacor

Mg138 Id Slot Anti Rungkad Online

Adagaming168 Slot Game Terpercaya

Kingbet189 Id Slot

Summer138 Daftar Akun Slot Game

Evorabid77 login Slot Maxwin Terpercaya

Jum'at, 21 Februari 2025 - 18:00 WIB

loading...

Hamas Tuduh Netanyahu...

Pejuang Hamas berjaga saat acara pembebasan sandera di Gaza. Foto/anadolu

GAZA - Kelompok Palestina itu mengatakan pembicaraan dengan Israel mengenai kesepakatan gencatan senjata tahap kedua di Gaza belum dimulai.

Juru bicara Hamas Abdul Latif al-Qanou juga menuduh, “Perdana Menteri (PM) Israel Netanyahu sengaja mengulur-ulur pelaksanaan kesepakatan gencatan senjata tahap kedua."

Al-Qanou menekankan gerakan itu masih menunggu Israel melaksanakan semua ketentuan "protokol kemanusiaan" yang terkait dengan gencatan senjata sambil menegaskan kembali kesiapan kelompok itu untuk sepenuhnya melaksanakan perjanjian itu dalam semua tahapannya.

Israel dituduh mengulur-ulur masuknya sebagian besar tempat penampungan sementara seperti rumah mobil dan tenda serta alat berat ke Gaza, yang merupakan bagian dari kesepakatan gencatan senjata tahap pertama yang disepakatinya dengan Hamas.

Pernyataan Hamas dikeluarkan tadi malam, sebelum militer Israel mengklaim salah satu dari empat jenazah warga Israel yang dipulangkan dari Gaza pada hari Kamis (20/2/2025) bukanlah tawanan.

Hamas belum menanggapi klaim militer Israel itu.

Dalam pernyataannya sebelumnya, Abdul Latif al-Qanou menuduh, “Israel menggunakan senjata yang dilarang secara internasional terhadap warga sipil Palestina.”

Dia juga mengkritik pemerintah Israel karena “menuntut pelucutan senjata perlawanan Palestina yang sah.”

Al-Qanou menyerukan pembentukan “komite internasional untuk menyelidiki kejahatan perang yang dilakukan Israel di Gaza.”

Baca Juga

Reputasi Global Israel Anjlok dalam Indeks Soft Power, Terendah Sepanjang Sejarah

(sya)

Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

Follow

Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

Baca Berita Terkait Lainnya

3 Negara yang Gratiskan...

24 menit yang lalu

Hamas Tuduh Netanyahu...

1 jam yang lalu

Israel Tuding Hamas...

1 jam yang lalu

3 Alasan Zelensky Menentang...

2 jam yang lalu

Zelensky akan Kalah...

3 jam yang lalu

Adu Kekayaan Donald...

3 jam yang lalu

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |