Gandeng BUMN Peduli, Danantara Bantu Korban Bencana Gempa NTT

4 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Danantara Indonesia bersama BUMN Peduli menyalurkan bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan mencakup pemulihan layanan dasar dan penyaluran kebutuhan pokok ke sejumlah titik terdampak.

Danantara Indonesia menyampaikan langkah tersebut melalui unggahan di akun Instagram @danantara.indonesia pada Ahad (16/8/2026) malam.

“Sebagai wujud kepedulian, Danantara Indonesia bersama BP BUMN bergerak cepat merespons situasi di Nusa Tenggara Timur dengan mengordinasikan langkah pemulihan melalui BUMN Peduli,” demikian disampaikan manajemen Danantara.

Sejumlah BUMN yang terlibat antara lain PT PLN (Persero), Telkom Indonesia, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

PLN menyediakan penerangan darurat serta memulihkan 88 persen pelanggan dan 98,3 persen jaringan listrik di lokasi terdampak. Sementara itu, Telkom Indonesia mempercepat pemulihan jaringan komunikasi untuk mendukung komunikasi dan koordinasi di lapangan.

Bank Mandiri dan BRI menyalurkan bantuan kebutuhan dasar, antara lain bahan makanan, obat-obatan, kebutuhan bayi, air bersih, dan genset.

Penyaluran bantuan dan dukungan tanggap darurat tersebut menjangkau sejumlah titik di Kabupaten Sikka, Kabupaten Ngada, dan Kabupaten Manggarai. Lokasinya mencakup posko terpadu, area pengungsian, hingga fasilitas kesehatan.

“Langkah tanggap darurat hingga pascabencana ini menjadi bukti komitmen Danantara Indonesia untuk terus hadir, mendampingi dan menguatkan masyarakat terdampak,” tulis manajemen Danantara.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengirimkan bantuan 50 ribu paket sembako untuk masyarakat terdampak gempa NTT. Presiden juga menugaskan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kepala Basarnas, Bulog, Pertamina, dan Telkom Indonesia dalam penanganan bencana NTT.

Gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB.

Bencana tersebut menyebabkan sedikitnya 47 orang meninggal dunia dan sekitar 5.000 warga mengungsi. Gempa juga merusak sejumlah rumah dan infrastruktur di wilayah terdampak.

Pemerintah Provinsi NTT telah menetapkan status tanggap darurat bencana untuk menangani dampak gempa tersebut.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |