CHAIRMAN Gaia Music Festival Rony Triawan mengatakan timnya siap mengajak penonton untuk menikmati musik langsung di tengah alam. Gaia Music Festival 2026 menghadirkan pengalaman menikmati pertunjukan di tengah udara sejuk dan panorama alam khas Bandung.
Pada tahun kelima ini, Gaia Music Festival mengusung tema Music For All sebagai ruang perayaan musik yang terbuka bagi semua kalangan. Rony mengatakan tema tahun ini lahir dari keyakinan bahwa musik adalah bahasa universal yang mampu menyatukan banyak orang.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
"Melalui tema Music For All, kami ingin membuktikan bahwa musik mampu mempertemukan musisi, komunitas, dan penonton dari berbagai generasi serta latar belakang dalam satu pengalaman yang hangat dan bermakna," ujar Rony dalam konferensi pers tersebut pada 7 Juli 2026 di Jakarta.
Sebelumnya, festival musik tahunan ini kembali digelar pada 14-15 Agustus 2026 di The Gaia Hotel Bandung, Jawa Barat. Harapannya, acara ini bisa menjadi ruang perayaan musik yang terbuka bagi semua kalangan, tanpa memandang usia, latar belakang, maupun preferensi musik.
Rony mengatakan bahwa di tengah berbagai tantangan yang dihadapi industri saat ini, masyarakat tetap membutuhkan ruang untuk menikmati hiburan dan terhubung satu sama lain.
Founder Jazz Gunung Indonesia sekaligus kurator festival, Bagas Indyatmono, menjelaskan bahwa proses kurasi dilakukan untuk menghadirkan keseimbangan antara musisi lintas generasi dan talenta baru. "Kami ingin memberikan ruang bagi musisi baru untuk memperkenalkan karyanya, sekaligus menghadirkan nama-nama yang telah memiliki perjalanan panjang di industri musik," kata Bagas.
GMF 2026 akan dimeriahkan oleh sederet nama musisi ternama dari berbagai genre, di antaranya Gigi Jazz Project, RAN, Teddy Adhitya, Adikara, Littlefingers, Keubitbit, Love Is, serta kolaborasi spesial Karimata bersama Tiara Effendy. Hari pertama, 14 Agustus, akan menampilkan Teddy Adhitya, RAN, Littlefingers, dan Keubitbit.
Hari kedua, 15 Agustus, akan menampilkan Adikara, Gigi Jazz Project, Karimata feat. Tiara Effendy, dan Love Is. Selain panggung utama, festival ini juga menghadirkan Endless Stage, panggung alternatif yang diisi oleh Bass G feat. Song Brothers dengan konsep pertunjukan lebih santai dan interaktif berlatar panorama alam khas The Gaia Hotel Bandung.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah penampilan Gigi Jazz Project. Dewa Budjana dan kawan-kawan akan membawakan ulang lagu-lagu populer GIGI dengan aransemen jazz yang telah dipersiapkan khusus. "Kami akan membawakan lagu-lagu GIGI dalam balutan aransemen jazz yang telah kami persiapkan khusus. Beberapa materi dari album live terbaru juga akan kami tampilkan dengan sentuhan yang berbeda sehingga memberikan pengalaman baru bagi para penonton," kata Dewa Budjana.
Rony berusaha agar festival tersebut akan ramah keluarga serta ramah bagi penyandang disabilitas. Pihak penyelenggara juga menerapkan berbagai inisiatif untuk menjaga kenyamanan bersama, termasuk menyediakan area khusus merokok serta area F&B yang terpisah dari area nonton.
Panitia festival menargetkan lebih dari 1.000 pengunjung dan diharapkan memberikan kontribusi positif bagi ekosistem musik, pariwisata, serta ekonomi kreatif di Kota Bandung.
















































